Monday, August 1, 2022

Sinyal Terhalang (1)

webmaster | 7:00:00 AM |

Ayat bacaan: Mazmur 66:18
======================
"Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar."

Smart phone atau gadget saat ini menjadi kebutuhan utama. Sinyal drop bisa bikin kita pusing, apalagi kalau kita sedang menunggu kabar atau perlu menghubungi seseorang. Provider ada beragam tinggal pilih. Ada yang koneksinya bagus, ada yang tidak stabil, ada pula yang buruk. Tapi mau sebagus apapun, akan selalu ada sesuatu yang bisa mem-blok sinyal pada smart phone kita. Misalnya beton. Saat kita parkir di basement, maka sinyal kita akan terganggu sampai kita keluar dari sana. Atau dalam lift, saat cuaca buruk dan lain-lain.  

Sadarkah kita bahwa ada kalanya doa yang merupakan media penghubung kita dengan Tuhan kita bisa terhalang? Ilustrasi tentang diatas saya rasa baik untuk menggambarkan bahwa doa kita bisa terhalang apabila terbentur atau diblok oleh sesuatu. Biasanya itu berhubungan dengan suasana atau situasi hati kita, apakah jernih atau lagi terkontaminasi oleh berbagai substansi yang bisa jadi penghalang.

Mengenai doa yang terhalang sebenarnya sudah dibahas dalam beberapa kesempatan di dalam Alkitab. Mari kita mulai dengan apa yang disampaikan Pemazmur berikut ini: "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar." (Mazmur 66:18).
Ini merupakan hal yang seringkali luput dari perhatian kita. Banyak yang berpikir doa itu ya doa, sebuah sarana meminta sesuatu dan doa akan tetap didengar dan dikabulkan tanpa harus memeriksa terlebih dahulu kondisi hati kita. Kita mengira bahwa tidak ada hubungan antara hati yang bersih dengan efektif-tidaknya setiap doa yang dipanjatkan. Melalui ayat ini kita tahu bahwa itu adalah anggapan yang keliru. Hati yang masih kotor terselubung dosa, kebencian terhadap seseorang, iri hati memdendam, menyimpan niat buruk atau busuk terhadap orang lain, agenda-agenda kepentingan pribadi, hasrat menipu, sesuatu yang tidak tulus, pamrih dan berbagai hal buruk lainnya bisa menghambat  doa kita untuk sampai kepada Tuhan.

Selanjutnya mengenai doa yang terhalang ini bisa kita jumpai dalam kitab Yesaya. Dalam kitab ini dikatakan "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59:1-2). 

Kalau kita baca judul perikopnya, maka kita akan menemukan kalimat: "Dosa adalah penghambat keselamatan". Dan keseluruhan ayat disana berbicara mengenai perihal dosa sebagai penghambat atau penghalang keselamatan kita. Apakah itu kejahatan besar atau 'cuma' berbuat curang sedikit, berbohong kecil, itu pun sudah cukup mumpuni untuk menjadi penghalang yang menghambat pertumbuhan kita, menghambat doa kita dan pada akhirnya keselamatan kita. "Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan." (ay 3). 

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker