Thursday, March 8, 2018

Love Never Fails (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Membina hubungan memerlukan sebuah awal pula, dan awal yang terbaik untuk itu adalah kasih. Itu yang kami terapkan di rumah, dan kini kedua jenis hewan ini bisa mengerti apa yang kami inginkan dari mereka. Itu semua dimulai dari kasih. Anjing dan kucing ini tahu bahwa mereka dikasihi. Mereka belajar segalanya bermula dari kasih. Jika kepada hewan saja kasih mampu menciptakan sebuah ikatan dengan tujuan kebaikan, apalagi kepada sesama manusia. Saat kita kesulitan untuk menjangkau seseorang, membawa mereka kembali pada jalan yang benar, membuat mereka hidup dalam kebenaran sehingga hidupnya menjadi lebih baik, kasih akan sangat baik dijadikan dasar untuk memulainya. Kenapa? Karena Alkitab sudah mengatakan sejak lama bagaimana kekuatan kasih itu. Dan Alkitab pun menyimpulkan sesuatu yang bagi saya sangat luar biasa dan sudah berulang kali terbukti, yaitu "Kasih tidak pernah gagal."

Dimana kalimat ini disebutkan? Jika anda mencari dalam Alkitab, mungkin anda tidak menemukannya. Mari saya ajak teman-teman untuk melihat ayat 1 Korintus 13:8. Disana disebutkan:"Kasih tidak berkesudahan." Tapi dalam versi Amplified Bible ayat ini berbunyi: "Love never fails", kasih tidak pernah gagal.

Kasih tidak akan pernah gagal untuk membuat perubahan-perubahan dalam kehidupan kita menuju ke arah yang lebih baik. Kasih tidak akan pernah gagal untuk menjangkau dan membawa pulang jiwa-jiwa. Kasih tidak pernah gagal untuk mengenalkan orang pada Kristus dan kebenaran yang Dia bawa dari Allah Bapa. Kasih tidak pernah gagal untuk menyentuh orang yang hatinya sudah mengeras atau terlanjur dipenuhi kebencian. Kasih tidak pernah gagal dalam menyelamatkan mereka yang berada di pinggir jurang untuk masuk ke dalam kasih karunia Tuhan. Kasih punya kuasa yang sangat besar, begitu besarnya bahkan kasih bisa menggerakkan Tuhan untuk mengorbankan AnakNya demi menyelamatkan manusia.

Seandainya alkitab bagaikan buah jeruk yang bisa diperas habis, maka inti sari yang akan kita peroleh adalah kasih. Semua bermuara kepada kasih. Ini pula yang menjadi dua hukum yang terutama yang diberikan Yesus sendiri. "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (Matius 22:37-40).

Tuhan telah menganugerahkan kasih kepada setiap manusia, yang pernah ada, yang hidup saat ini dan generasi-generasi selanjutnya. Tuhan bukan saja punya sifat kasih yang besar tapi kasih adalah Dia sendiri. Dan itulah yang Dia berikan pada kita, dan minta agar kita hidup berpusat pada hal itu. Kasih adalah sebuah pemberian yang luar biasa penting dan indah, karena bisa kita bayangkan apa jadinya hidup ini tanpa kasih. Bukan saja kita harus memberikan kasih kepada manusia, tapi Tuhan sendiri telah terlebih dahulu menunjukkan kasihNya yang teramat sangat besar, justru di kala manusia masih hidup berselubung dosa. Sebagai bukti kasihNya kepada kita, Yesus pun hadir di dunia ini, rela mengorbankan segalanya demi diri kita semua supaya manusia yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal seperti yang disebutkan dengan jelas dalam Yohanes 3:16.

Itu sebentuk kasih yang sungguh besar yang bahkan sulit untuk ditiru oleh manusia. Mungkin kita mau mengorbankan nyawa demi anak atau istri/suami, orang tua atau saudara, tapi maukah kita memberikan nyawa bagi orang yang tidak kita kenal sama sekali? Atau, bagaimana memberikan itu kepada orang yang berperilaku jahat pada kita? Kita mungkin tidak mau, tapi Tuhan mau. Itu adalah bukti dari kasihNya yang begitu besar, yang sudah Dia lakukan bagi kita semua.

Jika hari ini kita hidup dalam sebuah alam kehidupan yang dekat secara pribadi dengan Tuhan, jika hari ini kita memiliki Roh Kudus yang senantiasa menuntun kita agar tidak salah melangkah, jika hari ini kita sudah diberikan kunci kerajaan Surga, artinya diberikan keselamatan lengkap dengan petunjuk melangkah agar semua itu terjadi dalam kepastian, jika hari ini kita tidak perlu repot-repot mencari hadirat Tuhan dan berusaha keras masuk ke dalamnya karena semua itu sudah disediakan bagi kita dan ada di dalam diri kita, semua itu dimungkinkan oleh Yesus yang rela turun ke dunia mengambil rupa seorang hamba, dan itu adalah penggenapan dari kehendak Allah yang didasari kasih kepada semua manusia.

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker