Thursday, September 1, 2022

Cerminan (1)

webmaster | 7:00:00 AM |

 Ayat bacaan: Kisah Para Rasul 4:13
============================
"Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus."

Sejak lahir anak saya sudah terlihat mirip papanya. Semakin dia bertumbuh, maka semakin mirip pula wajahnya seperti saya. Saya jelas senang banget. Namanya sudah lama menunggu hingga 10 tahun, lantas setelah lahir mirip saya, tentu saja saya senang. Setiap kali saya dengar orang berkata "mirip banget ya sama papanya..." hati saya pun terasa berbunga-bunga. Tapi bagi saya ada yang lebih penting dari kemiripan fisik. Saya ingin ia tumbuh menjadi anak yang dibanggakan, menjadi teladan dan disukai siapa saja yang berada di dekatnya, bukan hanya sekarang tapi seumur hidupnya. Saya ingin dia hidup dengan memegang teguh nilai-nilai dan prinsip kebenaran.

Perhatikan bagaimana anak kecil seringkali diasosiasikan dengan orang tuanya .Ketika si anak berperilaku baik maka orang tuanya yang dipuji, sebaliknya jika ada yang bandel maka kerap orang tuanya yang disalahkan. Artinya, seperti apa tingkah laku si anak akan memberi gambaran orang tuanya di mata orang lain. Itu saat ia masih kecil. Setelah ia tumbuh dewasa, maka sikap, perbuatan dan tindakannya akan menentukan apakah ia nantinya menjadi orang yang disukai, diidolakan atau dijauhi dan dimusuhi.  Jadi, tidak ada jalan lain bagi kami orang tuanya untuk terus menanamkan nilai dan prinsip kebenaran Kerajaan Allah itu sejak dini, dan kami terus memastikan bahwa semua itu bukan hanya teoritis saja melainkan lewat contoh dan keteladanan yang akan selalu bisa ia saksikan lewat orang tuanya. Akan sangat memalukan apabila kami berharap anak kami bisa seperti itu tapi kami gagal memberi contoh. Karena itulah, semua yang kami ajarkan harus terlebih dahulu kami lakukan, sehingga ia akan bisa melihat korelasi dari apa yang kami ajarkan dengan apa yang ia lihat dari kedua orang tuanya. Bagi kami orang tuanya, hal itu kami anggap sebagai warisan terbesar yang bisa kami berikan kepadanya.

Seperti apa orang mengenal kita hari ini? Apakah kita dikenal sebagai orang yang menyenangkan, baik, ramah, damai, penuh kasih, bukan orang yang hidup dengan topeng, mementingkan orang lain ketimbang diri sendiri, sosok yang toleran, rajin menolong sesama atau justru sebaliknya, kasar, sombong dan penuh kebencian, suka gosip, hobi menjelek-jelekkan orang lain, merasa diri paling benar sendiri, paling tahu, atau bahkan biang kerok alias sumber masalah dimanapun kita ada? Apakah ketika kita hadir orang merasa senang atau sebaliknya ketakutan atau malah bikin mood langsung drop begitu wajah kita nongol?

Seorang anak akan selalu mencerminkan orang tuanya. Dan sadarilah bahwa bagaimana kita hidup akan menjadi cermin dari Tuhan yang kita sembah. Sebagai pengikut Yesus, seperti apa citra kita di mata orang lain mau tidak mau akan mengarahkan orang untuk mengenal seperti apa Yesus itu. Sebagai orang percaya, kita akan mencerminkan kepada siapa kita beriman. Dengan kata lain, orang bisa, dan akan mengenal Yesus lewat pribadi kita.

Mari kita saksikan sebuah kejadian yang dicatat dalam Alkitab, yaitu pada saat Petrus dan Yohanes ditangkap oleh para imam kepala dan orang Saduki saat mereka sedang mengajar. Para imam kepala dan orang Saduki merasa terganggu dengan kegiatan kedua rasul itu dalam mewartakan kabar gembira mengenai Kristus. Penangkapan itu ternyata tidaklah melemahkan mental mereka. Tapi Alkitab mencatat tanggapan orang-orang yang hadir dalam persidangan kala itu. "Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus." (Kisah Para Rasul 4:13). 

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker