Sunday, September 11, 2022

Kristen (1)

webmaster | 7:00:00 AM |

 Ayat bacaan: Kisah Para Rasul 11:26
===================
"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."

Hari ini saya mau cerita tentang seorang teman yang pernah secara jujur bicara tentang pandangannya terhadap orang Kristen. "Maaf ya sebelumnya, saya cuma mau bilang bahwa selama kita berteman, kamu mengubah pandangan saya terhadap orang Kristen." Waktu ia mengatakan hal ini, saya merasa sedikit kaget, dan was-was menanti apa yang akan ia katakan selanjutnya. Ia bercerita bahwa sejak kecil ia diajarkan hal-hal negatif tentang orang Kristen, dan kemudian setelah ia dewasa dan bertemu banyak orang Kristen, ia merasa bahwa apa yang diajarkan selama ini itu benar adanya. Maksudnya? "Maksudnya ya semua hal jelek itu ya memang begitu." katanya sambil tertawa kecil. Tapi menurutnya, saya menunjukkan sikap yang jauh berbeda. Saya tidak pernah menyadari bahwa ia diam-diam mengamati saya lewat jati diri saya sebagai orang Kristen. Menurut saya, bagaimana saya berteman dengannya atau dengan siapapun selama ini ya hanya dengan apa adanya saya saja, tidak ada gimmick alias pura-pura, cuma menjadi diri saya sendiri saja. That's it, as simple as that. Ternyata ia merasa bahwa apa yang saya menunjukkan sikap yang berbeda, yang membuatnya belajar bahwa ia tidak boleh menggeneralisasi sesuatu. Ia secara jujur mengatakan bahwa pada mulanya ia menjaga jarak dan hati-hati untuk bisa menerima saya sebagai teman. "Jujur, saya punya rasa curiga dan hati-hati pada awalnya." katanya. Tapi seiring waktu, ia tahu dan kenal siapa saya, dan ia pun bisa dengan nyaman berteman meski punya kepercayaan yang berbeda. I was his first Christian friend. Dan ternyata, itu tidak menakutkan, tidak mengganggu dan lain-lain seperti apa  yang ia dengar dan sudah sempat alami dari yang lain.

Saya bukan sedang mau sombong. Percayalah, saya pun masih jauh dari sempurna dan masih terus belajar untuk lebih banyak mengamalkan prinsip hidup dalam kebenaran. Tapi sejak saya menggali lebih jauh tentang kebenaran terutama seiring dengan aktifnya saya menulis renungan, saya berkomitmen untuk menghidupi apa yang saya pelajari dan tulis secara nyata. Saya selalu berusaha agar apapun yang saya sampaikan saya lakukan juga dalam kehidupan saya sehari-hari. Karena renungan ini bukan saya buat untuk pamer pengetahuan, tapi lebih kepada sarana saya berbagi tentang apa yang saya dapat, untuk kita praktekkan bersama-sama.

Seperti apa orang Kristen di mata mereka yang belum mengenal Kristus, itu akan menjadi gambaran seperti apa Yesus itu di mata mereka. Apakah kita sudah menjadi cermin yang benar atau cemar, itu akan sangat tergantung dari seperti apa cara, gaya dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana 'label' Kristen dalam pandangan di luar sana? Positif atau negatif kah saat ini? Dan, sejak kapan ada istilah Kristen, alias pengikut Kristus itu sebenarnya?

Ayat bacaan hari ini menunjukkan saat pertama kali orang percaya dipanggil sebagai Kristen, yaitu di Antiokhia. "Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen." (Kisah Para Rasul 11:26).

Agar lebih jelas, bacalah perikop Kisah Para Rasul 11:19-30. Pada waktu itu penyebaran berita Injil sudah menyebar hingga jauh ke Fenisia, Siprus dan Antiohkhia lewat orang-orang percaya mula-mula. Multiplikasi terjadi, dan mereka yang sudah percaya ini kemudian bergerak menjangkau jiwa dengan melebarkan sayap hingga menyentuh wilayah lain, semakin lama semakin melebar dan semakin jauh. Beberapa orang percaya yang mewartakan Injil di Antiokhia, yang letaknya saat ini masuk wilayah Turki mengabarkan kepada Barnabas bahwa ada banyak orang yang percaya dan bertobat disana. Mendengar kabar itu, Barnabas pun diutus untuk pergi kesana.

Sesampainya disana, ternyata gelombang pertobatan semakin meluas. Alkitab mengatakan bahwa Barnabas adalah orang dengan kualitas: (1) baik, (2) penuh dengan Roh Kudus, dan (3) penuh imannya. Hal ini disebutkan dalam ayat 24. Karena itu, Tuhan menambahkan orang-orang yang percaya. Melihat perkembangan ini, Paulus (waktu itu masih disebut Saulus) diajak Barnabas untuk menjadi rekan sekerjanya disana. Mereka tinggal selama setahun disana untuk mengajar orang-orang percaya lebih jauh dan lebih dalam. Dan disanalah pertama kalinya pengikut Kristus dipanggil Kristen. 

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker