Monday, September 12, 2022

Kristen (2)

webmaster | 7:00:00 AM |

 (sambungan)

Selanjutnya kita bisa belajar tentang bagaimana cara hidup para orang Kristen mula-mula ini. Setelah mendengar nubuatan salah satu nabi yang datang kesana dan mengatakan bahwa akan ada bencana kelaparan yang besar melanda dunia, para orang Kristen disana pun segera bertindak. Apa tindakannya? Mereka mengumpulkan sumbangan, sesuai kemampuan mereka masing-masing, dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang tinggal di Yudea. Perhatikan bahwa mereka bukan mengumpul untuk kelompok mereka sendiri, melainkan mereka tergerak untuk membantu saudara-saudara mereka, yang tentu saja belum mereka kenal, yang tinggal di wilayah jauh dari mereka, agar mereka punya persediaan saat bencana kelaparan itu datang. Mereka tidak memikirkan diri sendiri tapi mereka berpikir untuk membantu sesama, yang sekali lagi, tidak mereka kenal.

Saya tertarik untuk mengaitkan kisah diatas dengan gaya hidup jemaat mula-mula yang dicatat dalam Kisah Para Rasul pasal 2. Di dalam pasal ini disebutkan bahwa gaya hidup mereka ini tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama (ay 44), bahkan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya lalu membagi-bagikannya kepada yang membutuhkan sesuai keperluan masing-masing (ay 45). Mereka bertekun dan sehati berkumpul tiap hari dalam Bait Allah, mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergiliran dan makan bersama dengan gembira dan tulus hati (ay 46), sambil memuji Allah (ay 47).

Apa yang terjadi lewat perilaku mereka itu? Alkitab dengan jelas mencatat bahwa "mereka disukai semua orang" (ay 47), dan karenanya Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. (ay 47).

Perhatikan ada kaitan antara "mereka disukai semua orang" dengan "Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan". Apakah Tuhan membimbing banyak orang yang belum percaya untuk datang kepada jemaat mula-mula ini? Tentu saja. Saya tidak ragu akan hal itu. Tuhan bisa menggerakkan dan melembutkan hati siapapun untuk bisa menerima kebenaran. Tapi apakah faktor "disukai semua orang" tidak punya peran sama sekali? Tentu saja tidak. Saya yakin, ketika Tuhan menggerakkan hati orang untuk datang pada kumpulan jemaat mula-mula ini, mereka suka dan bisa melihat langsung bagaimana murid Kristus yang seharusnya. Karena itu mereka pun kemudian percaya dan bertobat, menjadi murid-murid Kristus juga.

Bagaimana  seharusnya hidup sebagai orang Kristen? Orang Kristen harus menunjukkan bahwa apa yang dilakukan itu sesuai dengan Firman Tuhan. Cerminan hidupnya haruslah mencerminkan kebenaran yang terkandung di dalamnya dan mengandung prinsip-prinsip kebenaran itu secara nyata. Jangan sampai kita tidak menjadi pelaku Firman, jangan sampai kita berbeda sikap dan perkataan atau pengajaran, dan jangan sampai pula kita menjadi cerminan buruk yang sama sekali tidak menggambarkan Kristus. Bukannya disukai tapi dibenci, bukannya orang mendekat malah dijauhi, bukannya jadi teladan tapi jadi contoh buruk, bukannya menggiring orang untuk kenal dan percaya tapi malah jadi batu sandungan.

Dari mana kita harus mulai?  Apa yang saya lakukan adalah mulai dari hal-hal kecil saja. Tidak membenci, tidak membohongi, menghargai sesama, mengasihi sesama, berbagi, peduli, dan selanjutnya terus dalami kebenaran Firman, pelajari, renungkan, perkatakan dan lakukan secara nyata dalam hidup kita. Nantinya kalau kita sudah terbiasa menghidupi Firman Tuhan, maka tubuh, jiwa dan pikiran kita pun akan beradaptasi dan terbiasa hidup dengan itu dan selanjutnya kita akan lebih mudah mengadopsi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan dalam hidup kita.

Seperti apa label orang Kristen di luar sana, itu tergantung dari bagaimana kita bertingkah laku, bersikap lewat segala tindakan dan perbuatan kita di tengah masyarakat. Kalau memang masih banyak yang anti pati, jangan buru-buru salahkan mereka karena bisa jadi, kita belum menjadi cerminan yang benar dari Kristus.

Who Christians are to them depend on how we live





No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker