Thursday, September 15, 2022

Istri: Teman Sekutu dan Seperjanjian (3)

webmaster | 7:00:00 AM |

 (sambungan)



2. Pasangan saya tidak akan menyakiti saya

Idealnya siapapun tidak boleh saling menyakiti. Hanya saja, dalam kenyataannya akan ada saat- saat dimana kita, mungkin tanpa sengaja menyakiti pasangan kita. Kalau kita sadar kita sudah menyakiti, akan sangat baik jika kita minta maaf sesegera mungkin, karena luka yang dibiarkan bisa 'infeksi' dan meracuni hati.

Saling memaafkan tentu menjadi jalan terbaik yang seharusnya dilakukan segera. Yang jadi permasalahan adalah anggapan atau harapan bahwa saat kita menikah semua pasti akan baik, lebih baik dari sebelum menikah, dan pasangan kita tidak akan menyakiti kita. Kalau sampai ini yang dijadikan landasan saat menikah, maka kekecewaan bisa mengawali datangnya keretakan rumah tangga.

Apakah itu artinya saya menganggap bahwa kekerasan fisik maupun verbal itu harus dimaklumi? Tentu saja tidak. Bahkan hukum di negara ini pun sudah mengatur perihal segala bentuk kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga. Yang saya sampaikan adalah sebuah pemahaman keliru bahwa kita berpikir bahwa kita tidak akan pernah tersakiti jika menikah. Baik suami maupun pria harus bahkan wajib untuk tidak menyakiti, tidak main tangan, tidak ngomong kasar. Kalaupun mau marah, marahlah dengan porsi sewajarnya dan jangan berpanjang-panjang, supaya jangan harus ada proses hukum yang pasti akan disesali, dan jangan sampai pula keretakan rumah tangga atau bahkan kehancuran terjadi karena kita tidak bisa meredam emosi sesaat.

3. Hidup akan lebih mudah


Berpikir bahwa dengan pernikahan hidup serta merta akan lebih mudah, itu pun akan mendatangkan kekecewaan, karena yang sering terjadi justru sebaliknya. Kalau tadinya anda hidup sendiri dan cuma perlu membiayai diri sendiri, sekarang ada istri, anak dan tanggungan-tanggungan lainnya. Kalau tadinya saat sendiri kita bebas mau apa saja, dengan adanya pasangan jadi banyak yang perlu dijaga, dipikirkan mana yang boleh mana yang tidak untuk dilakukan, harus mendahulukan yang mana dan sebagainya. Berbeda kebiasaan saja bisa menimbulkan riak-riak kecil yang memicu pertikaian. Belum lagi kalau ada tekanan dari berbagai hal seperti miskomunikasi, kekacauan peran dalam rumah tangga alias tidak tahu peran masing-masing, masalah ekonomi atau berbagai gangguan dari si jahat di berbagai sisi.

So, marriage life is never easy. Berat, penuh tantangan, penuh cobaan. Tapi apakah itu berarti bahwa pernikahan itu mengerikan dan harus dihindari? Tentu saja tidak. Seperti yang saya sampaikan di awal, pernikahan bisa menjadi tempat paling nyaman, aman dan bahagia, just like heaven on earth. Dan itu bisa kita rasakan apabila kita terus bekerja untuk mewujudkannya, dan yang terpenting, ada kuasa Tuhan di dalamnya. 

4. Cinta akan terus mengikat saya

Lagi-lagi, ini benar, tapi hanya jika kita menjaga dan mengusahakannya. Kalau cinta hanya secara sempit diartikan dengan ketertarikan fisik, maka itu berbahaya karena secara fisik manusia akan terus berubah seiring pertambahan umur. Pernikahan itu bukan soal cinta semata melainkan soal komitmen. Berkeluarga bukan soal ketertarikan fisik tapi sebuah sekolah bagi kita untuk melatih kesetiaan, kesabaran, menyatakan kasih, dan tempat serta kesempatan bagi kita untuk merasakan kehadiran Allah dan surgaNya di bumi.

Pernikahan pun bukanlah peternakan, yang artinya dirasa baru benar jika ada anak. Memang dalam Maleakhi pasal 2 disebutkan bahwa sejatinya ikatan pernikahan itu untuk melahirkan keturunan Ilahi. Tapi kita harus ingat pula bahwa anak itu adalah anugerah dari Tuhan yang tidak bisa kita paksakan, dan tidak boleh pula dijadikan alasan untuk terjadinya keretakan atau perpecahan. 

(bersambung)

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker