Wednesday, September 21, 2022

Syalom (2)

webmaster | 7:00:00 AM |

 (sambungan)


Selanjutnya, mari kita lihat alur syalom ini. Syalom haruslah dimulai dari orang percaya. Yesus mengatakan "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:9-10). Ketahuilah bahwa Tuhan Yesus mau datang ke dunia bukan cuma sekedar supaya kita selamat, tapi Dia ingin agar kita memiliki hidup yang penuh dengan segala kelimpahan. He wishes us able to have and enjoy fruitful and glorious life, and have it all in abundance. Kata kelimpahan atau abundance ini berarti to the full, until it overflows, alias hingga mencapai kepenuhan hingga melimpah keluar.

Lalu, dari orang percaya, syalom kemudian harus menyebar ke komunitas orang percaya lainnya. Dari Mazmur 122:1-9 jelas terlihat bahwa doa sejahtera harus saling disampaikan/dibagikan satu sama lain. "Berdoalah bagi kesejahteraan Yerusalem," kata Daud dalam ayat 6, "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa."

Kata Yerusalem hari ini mengacu kepada komunitas orang percaya, Israel-israel secara rohani. Jadi biasakanlah mengucapkan syalom bukan sambil lalu, sekedarnya atau asal saja, tetapi ucapkanlah dengan sungguh-sungguh disertai niat untuk memberkati kepada orang lain. Betapa indahnya apabila kita saling memberkati, saling mendoakan, saling meminta kiranya Tuhan memberkati secara berkepenuhan dan melimpah atas kehidupan satu sama lain.

Selanjutnya, dari sebaran di komunitas orang percaya, selanjutnya syalom harus menyebar ke luar orang percaya hingga ke seluruh ujung bumi. Agar ini bisa kita lakukan dan punya makna, menjadi sangat penting bagi kita untuk mengetahui maksud dan tujuan ketika mengucapkan syalom. Melepas berkat untuk turun kepada orang lain itu wajib kita lakukan.

Ucapan syalom juga menggambarkan kesepakatan atau setuju dengan Tuhan. Ketika kita sepakat dengan Tuhan, maka yang keluar adalah ucapan syukur, sukacita dan memberi rasa damai, tentram dalam hati kita.

Selain dari pada itu kita juga perlu membangun pola pikir mengaplikasi Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, karena mustahil bagi kita untuk bisa menjadi berkat dan memberkati apabila kita sendiri masih belum beres dalam memahami kebenaran dan ketetapanNya. Kalau memahami saja belum, bagaimana kita bisa menghidupinya?

Jadi singkatnya kita bisa melihat bahwa syalom dari Tuhan merupakan sebuah ucapan doa agar kiranya Tuhan memberkati orang yang kita ucapkan dengan segala kebaikan dalam aspek kehidupannya, baik kesejahteraan, sentosa, keamanan, proteksi atau perlindungan, kesehatan, kemakmuran, ketentraman dan lain-lain yang harus dimulai dari kehidupan orang percaya, kemudian menyebar kepada komunitas orang percaya dan akhirnya harus bisa menjangkau orang-orang diluar hingga mencapai ujung bumi. Seperti itulah pengertian syalom yang seharusnya seperti yang diinginkan Tuhan.

(bersambung)

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker