Wednesday, January 29, 2014

God of Second Chance

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: 1 Yohanes 1:9
=====================
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

Saya bertemu dengan orang-orang yang pernah melakukan satu atau beberapa kesalahan fatal dalam hidupnya di masa lalu. Kesalahan itu sempat menghantui mereka selama bertahun-tahun sehingga mereka menjadi ragu apakah pemulihan masih mungkin mereka peroleh. Sebagai manusia kita memang sekali waktu bisa saja melakukan kesalahan. Jika ketika sudah bertobat saja masih mungkin, apalagi pada saat sebelum bertobat. Karenanya kita tentu berharap bahwa Tuhan berkenan memberikan kesempatan kedua agar kita luput dari kematian dan bisa kembali ke jalan yang benar, diampuni, dipulihkan dan kembali berjalan sesuai sekuens-nya Tuhan. Pertanyaannya, apakah itu mungkin? Is there any such thing as second chance, and is God willing to give us that chance?

Actually, yes there is, and yes, he's willing for that. Our God is the God of second chance. He's a loving Father. Begitu panjang sabar dan kasih setia Tuhan sehingga Dia terus membuka kesempatan bagi kita untuk bertobat. Berubah, berbenah diri, berbalik dari jalan-jalan yang sesat untuk kembali ke jalan Tuhan. Jika kita bertobat secara sungguh-sungguh, mengakui dosa kita secara jujur dan berjanji untuk tidak lagi mengulangi kesesatan kita, saat itu pula Tuhan akan langsung mengampuni kita. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9). Ini merupakan janji Tuhan buat kesempatan kedua, yang akan segera diberikan kepada kita begitu kita mengaku dosa dengan terbuka di hadapanNya.

Alkitab mencatat begitu banyak kisah mengenai pertobatan, pengampunan dan pemulihan. Mari kita ambil 4 contoh saja yang ada di dalam Alkitab, yaitu Yunus, Daud, Petrus, dan Paulus. Apa yang sama dari keempat nama ini adalah bahwa mereka sama-sama memperoleh kesempatan kedua dan tidak menyia-nyiakannya. Bukan cuma 4 nama itu tentunya, karena ada banyak kisah dimana Tuhan menunjukkan kesabarannya dengan memberi kesempatan berkali-kali. Bangsa Israel tahu betul bagaimana sabarnya Tuhan. Berkali-kali mereka terjatuh, berkali-kali pula Tuhan mengampuni mereka. Tapi dasar bandel, mereka terus saja jatuh dan jatuh lagi. Niniwe adalah bangsa lain yang pernah merasakan betapa luar biasanya kesempatan kedua dari Tuhan ketika mereka memilih untuk bertobat. Dari kisah Yunus kita bisa melihat bagaimana pertobatan massal termasuk didalamnya hewan ternak bisa membuat Tuhan mengurungkan niatnya untuk memusnahkan seluruh kota.

Yunus yang  tadinya lari dari tugas Tuhan menyadari kesalahannya di dalam perut ikan, dan doa pertobatannya (Yunus 2:1-10) didengar Tuhan sehingga lepaslah ia dari perut ikan setelah terperangkap selama 3 hari 3 malam disana. Lalu mari kita lihat Daud. Daud juga mengalami pengampunan. Tidak tanggung-tanggung, seorang pahlawan yang mengalahkan raksasa Goliat lewat imannya dan diangkat langsung menjadi raja oleh Tuhan pernah jatuh begitu parah. Dosa mengambil milik orang lain (istri orang), skandal perzinahan, dan diikuti dengan pembunuhan berencana sempat mewarnai perjalanan hidupnya. Tapi Tuhan masih berkenan membukakan pintu pertobatan setelah Daud mengakui kesalahannya dan bertobat. Berkali-kali Daud menuliskan tentang pengakuan dan pertobatannya. "TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.....Oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu." (Mazmur 25:8,11). "Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku." (Mazmur 32:5). Petrus sempat menyangkal Yesus tiga kali, namun ia dipulihkan secara luar biasa ketika ia menyadari kesalahannya. Paulus punya masa lalu yang sangat buruk. Tetapi kesempatan kedua ia peroleh, dan itu ia pakai untuk melakukan pekerjaan Tuhan secara luar biasa.

Kepada kita pun Tuhan selalu melimpahkan kesabaran. Meski kita terus terjatuh dalam dosa, Dia terus memberikan kesempatan untuk memperoleh pengampunan. Dosa sebesar dosa Daud atau Paulus tidaklah main-main. Namun bagi mereka pun tetap tersedia pengampunan. Tuhan siap untuk mengampuni,tidak lagi mengingat pelanggaran kita, bahkan dibenarkan. (Roma 10:10).

Our God is the God of mercy, He is the God of second chance. Jika kita memiliki catatan buruk di masa lalu, kesempatan kedua terbuka bagi kita. Apa yang harus kita lakukan adalah mengakui dosa dan bertobat. Selama kita masih hidup di dunia ini, kesempatan akan selalu terbuka. Tuhan terus menanti kita untuk kembali kepadaNya dengan tangan terbuka. Tapi ingatlah bahwa meski kesempatan masih diberikan, kita tidak boleh menyia-nyiakan atau memanfaatkan anugerah Tuhan itu sebagai celah bagi kita untuk terus berbuat dosa. Pada suatu saat nanti, kesempatan akan tertutup untuk selamanya. Dan pada saat itulah akan terlihat perbedaan nyata dari orang yang tahu mempergunakan kesempatan keduanya dengan baik dan orang yang tidak mempergunakannya. Bagi yang tidak menghargai kesempatan yang diberikan Tuhan, Tuhan akan berkata dengan tegas: "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:23).

Firman Tuhan berkata: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:13).Kita tidak akan pernah tahu kapan kesempatan itu akan berakhir. Oleh karena itu hendaklah kita senantiasa berjaga-jaga dan menghargai setiap kesempatan yang diberikan Tuhan untuk mengakui dosa dan bertobat. Jika pintu pengampunan Tuhan masih terbuka, bersyukurlah dan pergunakan dengan sebaik-baiknya.

Our God is the God of second chance

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker