Monday, January 27, 2014

Diubahkan Menjadi Anggur yang Baik (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Sekarang mari kita lihat lebih jauh. Apa yang diberikan Yesus lewat mukjizatNya bukan sekedar anggur, tapi dikatakan anggur yang baik. (ay 10). Anggur yang baik ini kemudian dinikmati dan menjadi berkat bagi banyak orang yang hadir disana. Tentu akan sangat berbeda kalau yang dihidangkan hanya air putih biasa. Dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran penting: seperti apakah kita saat ini? Apakah kita masih seperti air biasa, atau air yang sedang dalam proses pemurnian, atau sudah menjadi anggur yang baik? Seperti halnya Yesus sanggup mengubah air menjadi anggur, Dia sanggup mengubah kita yang "biasa-biasa" saja untuk menjadi anggur yang baik yang bisa memberkati, membawa sukacita bagi banyak orang.

Dari kisah di atas kita bisa melihat bahwa awalnya tempayan-tempayan itu disuruh Yesus sendiri untuk diisi dengan air. Bagian ini mengacu pada pentingnya kita mengisi diri kita secara teratur dengan firman Tuhan yang hidup. Firman Tuhan sungguh penting dalam hidup kita, "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ibrani 4:12). Dan jangan lupa sebelum air diperintahkan Yesus untuk masuk ke tempayan, ada sebuah pesan penting yang disampaikan Maria, ibu Yesus. "Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" (ay 5). Dari sini kita bisa belajar bahwa ketaatan pada Yesus menjadi kunci utama pula. Jadi secara singkat kita bisa melihat bahwa apabila kita manusia berada di tangan Yesus, taat kepadaNya dan kemudian mengisi diri kita dengan firman Tuhan, maka kita bisa diubahkan untuk menjadi anggur (berkat) bagi orang lain.

Seringkali proses pengubahan ini seringkali tidak menyenangkan. Ada kalanya kita harus mengalami berbagai hal berat dan menyakitkan ketika sedang dibentuk. Mungkin, ketika air diubah menjadi anggur, jika bisa bicara bisa jadi air itu akan berteriak kesakitan. Tapi lewat itulah kita bisa diubahkan Tuhan menjadi anggur berkualitas yang bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Hidup kita yang biasa-biasa saja bisa dipakai Tuhan agar bermakna bagi orang lain. Untuk itu kita harus rela ditegur, dikoreksi, diajar atau malah dihajar jika perlu. Dan untuk menjadi hamba-hamba Tuhan, kita harus siap mengorbankan waktu, tenaga dan sebagainya yang sangat diperlukan dalam melayani. Siapapun kita, apapun latar belakang kita, Tuhan bisa pakai itu semua untuk menjadi berkat. Yang dibutuhkan adalah kerelaan kita untuk diubahkan dan dipakai agar menjadi berkat. Ketaatan kita secara penuh, melakukan apa yang Dia perintahkan, lalu mengisi diri kita dengan firman Allah, itulah dasar yang akan mengarahkan kita menjadi anggur berkualitas. Seperti apa atau diposisi mana kita saat ini? Mari kita sama-sama terus bertumbuh hingga bisa menjadi anggur baik yang bisa menjadi berkat bagi orang banyak.

Jadilah anggur yang baik yang membawa sukacita dan berkat bagi sesama

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker