Monday, October 7, 2013

Beribadah ke Gereja itu Penting (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Jika untuk bekerja atau sekolah kita menjaga hati-hati agar tidak terlambat, mengapa untuk urusan yang lebih penting kita malah malas? Kita takut melanggar peraturan dan kedisplinan kerja yang bisa membuat kita kehilangan pekerjaan karena dipecat, atau setidaknya takut ditegur pimpinan. Bagi yang masih mengenyam bangku pendidikan, apakah berani datang terlambat sesuka kita setiap hari? Bukankah kita diharuskan untuk datang tepat waktu dan tidak boleh bolos karena itu merupakan salah satu peraturan atau disiplin yang harus ditaati? Biasanya orang akan malas jika tidak mengetahui tujuan dari apa yang dilakukan. Kalau kerja dianggap penting karena nanti tidak memiliki penghasilan dan sekolah dianggap penting karena takut tidak bisa bekerja, sesungguhnya ibadah dikatakan membawa manfaat bukan hanya dalam beberapa tapi dalam segala hal, dan itu karena ibadah mengandung janji baik untuk hidup saat ini maupun yang akan datang nanti. (1 Timotius 4:8). Ini adalah hal yang wajib kita pertimbangkan ketika rasa malas atau alasan lainnya mulai menggoda kita untuk melewatkan saat-saat beribadah raya bersama teman-teman seiman di hari Minggu. Kita akan kehilangan banyak kesempatan baik. Iman kita akan sulit bertumbuh, kita  tidak mengetahui rahasia Kerajaan dan isi hati Tuhan, kita tidak punya teman-teman yang bisa membantu atau mensupport kita dan sebagainya. Bukan saja kerugian dalam fase hidup dunia yang akan dirugikan, tapi janji Tuhan akan keselamatan, fase berikutnya yang kekal akan luput pula dari kita jika kita mengabaikan hal ini.

Dalam Ibrani kita diingatkan seperti berikut: "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat." (Ibrani 10:25). Janganlah menjauhkan diri dari pertemuan ibadah, dan jangan ikuti kebiasaan beberapa orang yang bersikap seperti itu. Mengapa? Karena kita perlu saling menasihati satu sama lain. Bahkan seharusnya kita makin giat dalam beribadah karena waktunya sudah sangat singkat. Merubah sikap malas atau menganggap tidak penting ini tidak mudah jika kita sudah terlanjur memiliki pemahaman yang salah; Oleh karena itu seperti yang dikatakan dalam 1 Timotius 4:8 diatas, kita harus tekun melatih ketaatan kita, seperti halnya kita terus berlatih untuk membiasakan diri dalam berolah raga. Ketika kedisplinan dalam bekerja, belajar, berolah raga atau hal-hal lain dalam hidup ini penting, latihan beribadah sesungguhnya jauh lebih penting dari itu, karena di dalamnya terkandung janji yang akan sangat bermanfaat bukan saja dalam hidup saat ini tetapi juga dalam hidup yang akan datang.

Yesus berkata: "Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." (Matius 6:21). Jika kita menjadikan Tuhan sebagai harta yang paling berharga, tentu hati kita pun akan melekat kepadaNya sehingga mempergunakan waktu 2 jam untuk bersekutu mendengar firman Tuhan akan menjadi sesuatu yang tidak bisa tergantikan dengan apapun juga. Disana kita bisa merasakan kasih Tuhan bersama dengan saudara-saudari lainnya. Disana kita bisa mendapat siraman rohani yang akan sangat berguna untuk menguatkan kita selama hari kerja di minggu berikutnya. Disana kita bisa menunjukkan ketaatan dan kasih kita kepada Tuhan, bahwa kita menghormati Tuhan lebih dari segalanya. Disana kita bisa memuji dan menyembah Tuhan bersama-sama dan menyenangkan hati Tuhan, dan disana kita bisa berbaur dan bergaul dengan jemaat lainnya, sehingga kita bisa saling mengingatkan dan saling bantu setelah kita mengenal mereka dengan baik.
Bangun pagi-pagi di hari Minggu mungkin berat, terlebih bagi yang bekerja keras selama hari kerja. Kita seringkali harus berperang melawan kemalasan untuk pergi keluar dari rumah apalagi ketika cuaca sedang kurang baik. Tapi kita harus melatih diri kita untuk menghindari kemalasan dalam beribadah. Bukan cuma ke gereja saja, tapi jangan abaikan pula pentingnya untuk hadir di persekutuan-persekutuan di gereja anda.

Jangan lewatkan waktu-waktu dimana kita bisa saling menguatkan dan bersama-sama bertumbuh, menikmati hadirat Tuhan bersama saudara-saudara kita. Ingatlah bahwa Tuhan mengasihi orang yang bersungguh hati kepadaNya, dan terus mengarahkan pandangannya untuk mencari orang-orang seperti ini. "Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2 Tawarikh 16:9). Jangan biarkan mata Tuhan berlalu dari kita. Adalah kekeliruan besar untuk mengabaikan waktu-waktu beribadah bersama-sama ini, karena selain kita sendiri yang rugi, itu juga menunjukkan ke-egoisan kita dengan berpikir bahwa kita tidak perlu mempedulikan orang lain dan hanya mau berkat untuk diri sendiri. Mulai sekarang mari kita disiplinkan diri kita untuk tidak menyepelekan waktu-waktu beribadah.

Disiplinlah dalam beribadah, karena itu sesungguhnya mengandung janji baik di hidup sekarang maupun yang akan datang

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker