Monday, December 26, 2016

Kesukaan Besar bagi Semua (1)

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Lukas 2:10
=======================
"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa"

Bayangkan jika anda saat ini dikurung dalam ruangan penjara yang gelap, lembab dan pengap. Anda tidak tahu seperti apa nasib anda. Tidak ada kepastian kapan anda bisa menghirup kebebasan, tidak ada jaminan keselamatan. Anda pun kemudian mulai berpikir bahwa hidup anda akan berakhir disana. Tapi tiba-tiba pintu terbuka, cahaya terang menyeruak masuk membawa Sosok yang akan membebaskan kita. Menjamin keselamatan, membayar lunas semua hukuman anda sehingga anda bukan saja bisa melenggang bebas sebagai orang merdeka, tapi juga kemudian dilayakkan untuk selamat dalam kebahagiaan dan sukacita selama-lamanya. Bagaimana perasaan anda? Tentu perasaan bahagia, lega, gembira dan penuh sukacita akan segera mengisi hati anda bukan? Bukan cuma sekeliling yang tadinya gelap kemudian jadi terang, tapi hati pun sama.

Manusia pada dasarnya begitu mudah terjerat dan terikat, terkurung dalam selubung dosa. Seringkali dosa-dosa begitu erat mengikat kita sehingga kita tidak lagi mampu untuk melepaskan diri darinya. Ada banyak orang yang terbelenggu oleh perbuatan di masa lalu, terpenjara oleh kebiasaan-kebiasaan buruk sehingga mereka tidak pernah bisa melangkah maju menatap ke depan. Bahkan ada yang sudah begitu terbiasa dalam kegelapan sehingga tidak lagi sanggup melihat sinar terang.

Dengar ini: Tuhan tahu pergumulan kita. Tuhan tahu persis apa yang kita alami dan rasakan. Dan luar biasanya, Dia tidak hanya sekedar tahu, tapi Dia juga peduli dan mengasihi kita semua dengan begitu besar. Jurang menganga di depan kita yang akan menelan kita ke dalam kematian dengan siksaan yang kekal. Tapi i Tuhan tidak membiarkan itu terjadi. Dia sayang kepada anda dan saya. Baginya kita begitu istimewa dan begitu penting. Dia ingin tidak satupun dari kita untuk binasa. Yesus pun lahir ke dunia, buat setiap umat manusia.

Ada sekawanan gembala yang tengah menggembalakan ternak di padang rumput pada malam kelahiran Yesus yang tertulis dalam Lukas 2:8-20. Pada waktu mereka tengah menjaga ternak di malam hari, "Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan." (ay 9). Malaikat itu lalu menyapa dan menyampaikan sebuah berita besar. Demikian kata malaikat itu: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." (ay 11). Jangan lagi takut, tapi bersukacitalah. Sebab Sang Penebus, Sang Juru Selamat, Kristus Tuhan telah lahir!

Malaikat lantas memberitahukan tanda kepada mereka. Dan tiba-tiba pada saat itu mereka melihat "bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah." (ay 13) Itu tentu merupakan sebuah pengalaman yang sangat hebat. Mereka pun segera bergegas ke Betlehem untuk melihat langsung apa yang disampaikan Tuhan kepada mereka melalui perantaraan malaikat tadi. Mereka pun menjumpai Maria, Yusuf dan Bayi Yesus yang tengah terbaring di dalam palungan. (ay 16). Mereka segera menyampaikan apa yang mereka alami sebelumnya. Dan setelah itu, "Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka." (ay 20).

Saya membayangkan mereka berjalan dengan riang, bersorak sorai penuh semangat, perasaan sukacita yang melimpah memenuhi diri mereka sepanjang jalan. Apa yang mereka alami, apa yang disampaikan Tuhan, apa yang dianugerahkan Tuhan di malam itu sungguh merupakan kesukaan besar. Bukan hanya bagi sekumpulan gembala, tapi terlebih untuk seluruh bangsa. Bukan saja pada waktu itu, tapi sepanjang masa, termasuk buat anda dan saya hari ini.

Kedatangan malaikat di depan para gembala sering dipakai untuk menggambarkan pesan kepada para gembala atau hamba Tuhan. Tapi bagi saya ini sebuah pesan yang sangat penting dari Tuhan buat semua kita yang percaya kepadaNya. Lihatlah serangkaian percakapan antara Yesus dan Simon Petrus pada Yohanes 21:15-19. Yesus tiga kali bertanya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Tiga kali pula Petrus menjawab "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Lalu Yesus membalas jawaban Petrus tiga kali pula dengan kalimat yang sama. "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kepada setiap orang yang mengasihi Kristus telah diberikan tanggungjawab yang sama. Jika kita mengasihi Kristus, kita harus pula menggembalakan domba-dombaNya. Oleh sebab itulah pesan malaikat kepada gembala-gembala dalam Lukas 2 di atas merupakan pesan yang diberikan kepada kita semua, orang percaya yang mengasihi Kristus.

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker