Sunday, December 25, 2016

Is There Room for Jesus? (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Selain itu Yesus juga berkata: "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10). Renungkanlah. Hanya agar kita memiliki hidup yang sesungguhnya, yang tidak terbatas hanya di muka bumi ini, dan memiliki itu semua dalam segala kelimpahan.

Bayangkan sebuah gelas yang diisi air yang mengucur deras sehingga keluar dari wadahnya secara melimpah-limpah. Seperti itulah yang dijanjikan Tuhan lewat kehadiran Yesus. Yesus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan. Tidak ada apapun yang bisa menjadi alternatif lain untuk memperoleh itu. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).

Kerinduan Yesus jelas. Dia ingin tinggal diam bersama-sama dengan Allah di dalam diri kita. Bukan hanya sekedar numpang lewat, bukan menginap, tetapi tinggal berdiam atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan kata "dwell" dan bukan "stay". Semua itu hanyalah dimungkinkan apabila kita benar-benar mengasihi Yesus dan menuruti firmanNya. (ay 14). Dengan menjadi milikNya kita pun dilayakkan untuk menerima janji-janji Allah seperti yang Dia janjikan kepada Abraham. "Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah." (Galatia 3:29).

Untuk keselamatan dan segala kebaikan untuk kita, dengan digerakkan oleh rasa kasih Allah yang begitu besar pada kita, Yesus rela menggantikan kita di atas salib dan menebus semua itu dengan lunas. Tidak satupun yang Dia lakukan untuk kepentinganNya. Alangkah keterlaluan apabila kita tidak menghargai sedikitpun anugerah luar biasa yang telah Dia berikan kepada kita. Pikirkanlah.

Menyambut Natal tahun ini, mari kita introspeksi diri. Dalam segala kesibukan dan hal-hal yang harus kita lakukan, masihkah kita menempatkan Kristus pada posisi teratas atau kita sebenarnya masih terus mengabaikan atau menyisihkan Dia yang telah menciptakan dan begitu mengasihi kita? Saat kita memajang pohon Natal dengan hiasan indah dan lampu kerlap kerlip, saat kita tukar menukar kado, makan malam bersama keluarga, mungkin berlibur ke tempat yang menyenangkan, memakai baju baru, apakah kita masih peduli ada atau tidaknya keberadaan Yesus dalam hidup kita? Jangan sampai hari Natal tanpa kita sadari tinggal sebuah pesta perayaan saja tapi sudah kehilangan hakekat dari apa yang dirayakan. Bukan lagi kelahiran, kasih dan pengorbanan Yesus, tapi hanya berupa kemeriahan pesta dan liburan menyenangkan tanpa mempedulikan makna yang sesungguhnya.  Apakah kita masih seperti kondisi memperihatinkan saat Yesus lahir dalam rupa manusia lebih dari dua ribu tahun yang lalu? Tidak ada tempat kecuali palungan yang kotor, sebuah tempat sisa yang tidak layak sama sekali untuk manusia apalagi Yesus, atau jangan-jangan kita malah lebih parah, bahkan dalam palungan pun Yesus tidak kita ijinkan untuk berdiam.

Mari hari ini kita membuka hati kita sepenuhnya untuk Kristus. Katakanlah kepadaNya bahwa selalu ada ruang yang luas untukNya di dalam hati kita. Undang Dia untuk hadir dan berdiam disana. Mulai dari hari ini, ijinkan dia berdiam dalam diri kita dan bertahta sepenuhnya atas hidup kita. Selamat Hari Natal teman-teman, Tuhan Yesus memberkati.

"Everyone is always trying to leave Jesus out, which is one reason we are in the mess we are in." - War Room movie

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker