Friday, November 6, 2015

Pencitraan (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)


Apa yang dipercaya dunia sebagai sebuah keharusan ini sebenarnya sudah tertulis sejak dahulu dalam Alkitab. "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:17). Lihatlah bahwa hanya orang-orang yang terus melakukan kehendak Allah, menjauhkan diri dari kecemaran dan memelihara hidupnya seturut keinginan Tuhan, itulah yang akan hidup kekal selama-lamanya. Sementara dunia akan terus menyeret orang-orang yang tertipu dibalik kuasanya untuk jatuh dan lenyap bersama-sama. Yesus sendiri dengan tegas mengatakan: "Aku tidak memerlukan hormat dari manusia." (Yohanes 5:41). BagiNya, sebuah misi yang diemban sesuai perintah Bapa jauh lebih penting untuk dilakukan ketimbang mencari pamor di mata orang.

Keselamatan bagi manusia, pemulihan hubungan antara Tuhan dan ciptaanNya yang teristimewa, penebusan atas dosa dan kutuk-kutuk serta mengalahkan iblis dan kuasanya, semua itu jauh lebih penting dan itulah yang dilakukan Yesus. Dia rela menanggung segala kesakitan dan penderitaan untuk kita. Betapa menyedihkannya ketika kita terus berlaku munafik agar mendapat pujian dari orang lain lalu menolak dan mengabaikanNya dalam hidup kita. Yesus sedih melihat orang-orang seperti ini sekaligus marah, seperti apa yang tertulis dalam Markus 3:5.

Apa yang dilakukan Yesus untuk kita sesungguhnya sangatlah besar. Betapa keterlaluan jika kita tidak menghargai itu semua dan lebih mengejar popularitas, pamor, kekuasaan, citra atau persepsi di mata orang lain yang notabene sama-sama manusia juga seperti kita. Untuk waktu singkat mungkin bisa mendatangkan keuntungan pribadi, itu benar. Tetapi apalah artinya itu jika kita malah kehilangan kesempatan untuk menjadi ahli waris Allah? Tidak ada gunanya membuat-buat pencitraan untuk memperoleh penghargaan dari manusia.

Apa yang penting adalah bagaimana kita dipandang indah di mata Tuhan. Meski kita tidak mendapat pujian apa-apa dari manusia, tetapi Tuhan memandangnya sebagai sesuatu yang baik, yang berkenan, yang berharga, bukankah itu akan sangat indah? Oleh sebab itu, hindarilah bentuk-bentuk keinginan untuk terlihat sempurna di mata orang lain lewat kemunafikan dan pencitraan yang palsu dan fana. Hiduplah jujur dalam hubungan dengan Tuhan. Patuhilah semua perintahNya dan lakukan tepat seperti yang Dia kehendaki. Itu jauh lebih penting ketimbang sibuk memoles diri agar terlihat keren dari luar.

Penghargaan yang sesungguhnya bukan berasal dari manusia melainkan dari Tuhan sendiri

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker