Thursday, November 12, 2015

Berhak untuk Takut?

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Mazmur 91:1-2
===========================
"Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."

"Melihat keadaan negara dan dunia secara global saat ini, rasanya semua orang berhak untuk takut." Demikian kata seorang teman kepada saya belum lama ini. Apa yang ia katakan masuk akal. Berbagai hal setiap saat bisa mengancam kehidupan kita, merampas kebahagiaan kita dan membawa kita untuk bertarung, mau siap atau tidak. Wabah penyakit baru muncul dimana-mana, variannya terus berkembang sementara masih banyak virus atau penyakit yang sudah lama belum juga bisa diatasi. Kejahatan mulai dari penipuan, pencurian sampai penyiksaan dan pembunuhan, semua itu masih saja mengancam keamanan warga dunia di mana-mana. Korupsi, penggelembungan dana dan sebagainya? Masih jadi sajian utama dan dengan bangga dilakukan terang-terangan oleh banyak pejabat negara. Bencana alam? Itu jadi masalah tersendiri. Dimana-mana kita melihat gempa bumi, banjir, longsor dan sebagainya. Apakah anda termasuk orang yang selalu merasa was-was atau ketakutan dalam hidup? Jika ya, anda termasuk satu dari sebagian besar orang di dunia ini. Pesan-pesan penyesatan baik yang tersurat maupun tersirat dibalik kemasan menarik. Bencana krisis ekonomi yang tidak kunjung membaik. Perang. Terorisme. Semua itu berbahaya tapi berada sangat dekat dengan keseharian kita, dan itu memang bisa membuat kita takut. Dunia yang kita hidupi ini memang cukup berbahaya. Jadi seperti kata teman saya tadi, kita sepertinya berhak untuk takut. Masuk akal, tapi tidak sepenuhnya benar. Apakah kita memang harus terus hidup di dalam ketakutan dan ketidakpastian? Apakah kita harus terus merasa cemas tanpa jaminan apa-apa?

Ayat bacaan hari ini sangat baik untuk mengingatkan kita bahwa ada tempat perlindungan yang sangat bisa diandalkan, kubu pertahanan yang sangat layak untuk dipercaya, yaitu Tuhan sendiri. "Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." (Mazmur 91:1-2). Sudah terlalu sering kita hanya mengandalkan kekuatan manusia, padahal manusia itu kemampuannya terbatas. Tidak heran jika pada suatu ketika kita akan menyadari bahwa kekuatan atau kemampuan manusia ini tidak lagi mampu memberi solusi terhadap permasalahan-permasalahan kita. Jika demikian, mengapa tidak beralih untuk kembali mempercayakan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita? Bukankah Tuhan sanggup berbuat apapun, kuasaNya sungguh tidak terbatas?

Jika anda masih merasa takut, anda bisa baca kitab Mazmur pasal 91 dan lihatlah betapa hebatnya perlindungan yang bisa Tuhan berikan. Dia sanggup melepaskan kita dari bahaya tersembunyi dan penyakit yang membawa maut (ay 3), melindungi kita dibawah sayapNya dengan kesetiaanNya yang kokoh seperti perisai dan pagar tembok (ay 4). Kita tidak perlu takut akan bahaya sepanjang hari (ay 5), bencana yang datang di saat gelap, atau kehancuran yang menimpa di tengah hari (ay 6). Malapetaka tidak akan bisa menimpa, tulah atau kutuk tidak akan bisa mendekat (ay 10). Bahkan Tuhan menjanjikan malaikat-malaikatNya untuk menjaga kita di setiap langkah. (ay 11). Kita akan mampu melangkahi ular berbisa dan singa, ancaman-ancaman mematikan lainnya. (ay 13).

Semua itu merupakan rangkaian janji Tuhan yang besar yang diberikan kepada kita agar mampu hidup di dunia yang berbahaya ini tanpa rasa takut. Ya, bebas dari ketakutan di dalam dunia yang jahat ini. Bukankah itu terdengar luar biasa? Namun ingatlah bahwa janji itu tidak diberikan kepada siapa saja. Janji ini hanya berlaku bagi orang yang mengenal Tuhan. "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku." (ay 14). Dalam versi Bahasa Indonesia sehari-hari dikatakan demikian: "Kata TUHAN, "Orang yang mencintai Aku akan Kuselamatkan, yang mengakui Aku akan Kulindungi." Janji-janji perlindungan ini akan hadir kepada siapa saja yang tetap memilih tinggal di dalam Tuhan. Tinggal menetap, berjalan dan bermalam dalam naungan Tuhan, terus hidup dalam persekutuan yang erat dan berkelanjutan dengan Tuhan, mendengar suaraNya dan melakukan perintahNya. Orang yang mengenal Tuhan adalah "orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa" seperti yang disebutkan di awal Mazmur 91 tadi. Orang seperti inilah yang akan mampu mengenal Tuhan, dan dengan sendirinya mendapat janji perlindungan Tuhan yang akan mampu membebaskan jiwa kita dari rasa ketakutan dan menggantikannya dengan damai sejahtera penuh sukacita.

Lantas apa yang harus kita lakukan untuk bisa memperoleh itu? Luangkan waktu lebih banyak untuk berdoa dan terus membaca, mendengar, merenungkan, memperkatakan dan melakukan firman Tuhan. Yesus berkata: "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Matius 26:41). Doa akan mampu menguatkan iman kita dan meluputkan kita dari berbagai jebakan. Kemudian lihatlah awal tulisan Yohanes. "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." (Yohanes 1:1). Tumbuh di dalam Firman berarti tumbuh di dalam Allah. Berpegang pada Firman akan memampukan kita untuk bisa berjalan bebas dari rasa takut meski bahaya mengancam dimana-mana. Tetaplah berjalan bersama Tuhan, kenali PribadiNya dengan sungguh-sungguh, hingga iman kita akan terisi penuh dengan kepercayaan akan Tuhan yang sanggup melakukan perkara apapun, bahkan yang mustahil sekalipun. Dan anda akan melihat, tidak peduli betapapun bahayanya dunia ini, betapapun banyaknya ancaman di sekeliling anda, anda tidak perlu khawatir karena Tuhan sendiri yang menjaga dan berjalan bersama anda.

Orang yang duduk dalam lindungan Tuhan dan bermalam dalam naunganNya-lah akan luput dari segala bahaya

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker