Sunday, June 11, 2017

Tuhan Ada

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Keluaran 3:14 (BIS)
==========================
"Kata Allah, "Aku adalah AKU ADA. Inilah yang harus kaukatakan kepada bangsa Israel, Dia yang disebut AKU ADA, sudah mengutus saya kepada kamu."

Saya termasuk beruntung memiliki kedua orang tua yang peduli. Saat saya mulai bersekolah, saya tahu bahwa saya selalu bisa mengandalkan orang tua saat saya mendapat kesulitan memahami pelajaran. Sesibuk-sibuknya orang tua saya, mereka selalu punya waktu untuk membantu saya memahami apa saja yang saya tidak mengerti. Mereka mengajarkan saya berhitung dengan cara yang paling sederhana yang mudah dimengerti oleh anak kecil. Mereka membantu saya belajar sejarah dengan cara naratif. Mereka mencarikan buku tambahan untuk belajar, yang pada waktu itu hanya ada dalam bahasa Inggris sehingga mereka harus siap menterjemahkan agar saya bisa mengerti. Mereka pula yang mengajarkan saya beberapa bahasa asing, yang ternyata hari ini sangatlah saya perlukan dalam karir.Jadi saat saya kesulitan dalam belajar, saya selalu bisa mengandalkan mereka. Saya tahu bahwa saya hanya tinggal bertanya kepada mereka, dan saya akan mendapatkan jawaban. Mereka ada buat saya, dan keberadaan mereka nyata.

Demikianlah kehidupan kita yang tidak pernah bisa sendiri. Kita selalu butuh orang-orang yang kita tahu peduli terhadap kita, dan kita tahu bahwa kita akan baik-baik saja jika mereka ada di dekat kita. Bayangkan bagaimana hidup ini seandainya kita hanya sendirian menghadapi segudang masalah. Peran orang-orang terdekat kita tentu sangat penting, dan itu tentu baik. Sayangnya kita seringkali lupa tentang keberadaan Tuhan. Kita sering menjadikanNya sebagai tembok pertahanan terakhir, atau malah tidak mengandalkannya sama sekali. Tidaklah heran jika ada banyak orang yang kemudian menyerah ketika tidak ada siapapun lagi di dunia ini yang bisa diandalkan. Mereka kemudian kehilangan harapan dan sebagian mengambil jalan pintas yang keliru. Mereka lupa bahwa di atas segalanya ada Tuhan yang berkuasa penuh. Mereka lupa bahwa Tuhan itu ada. Sungguh ada.

Ayat bacaan hari ini menggambarkan dengan jelas tentang keberadaan Tuhan yang harus selalu kita ingat. "Kata Allah, "Aku adalah AKU ADA. Inilah yang harus kaukatakan kepada bangsa Israel, Dia yang disebut AKU ADA, sudah mengutus saya kepada kamu." (Keluaran 3:14 BIS). Tuhan menyatakan ini untuk menanggapi timbulnya keraguan Musa ketika ia ditugaskan untuk memimpin bangsa Israel untuk keluar dari perbudakan di Mesir menuju tanah terjanji Kanaan. Siapa Tuhan itu? Kepada Musa Tuhan mengatakan: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah." (ay 6). Tuhan yang memanggil Musa adalah Tuhan yang sama yang telah menunjukkan kuasaNya yang tak terbatas kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Mereka telah melihat sendiri dan membuktikan kemuliaanNya, kesetiaanNya dalam menepati janji, dan seharusnya Musa tahu itu sejak awal dan tidak perlu lagi terus bertanya. Tapi apa yang terjadi pada Musa sebenarnya merupakan gambaran kita hari ini, manusia yang selalu saja diliputi keraguan akan eksistensi dan kuasa Tuhan terlebih pada saat kita sedang tertimpa beban berat.

Ketika kita mulai lemah, patah semangat dan kehilangan harapan, kita seharusnya segera mengingatkan diri kita bahwa Tuhan itu benar-benar ada. Tuhan di jaman Abraham adalah Tuhan yang Maha Besar dan Maha Kuasa, di jaman Musa Tuhan masih menunjukkan bagaimana kuasaNya menyertai Musa secara nyata dan luar biasa, dan di jaman sekarang pun Tuhan tetaplah Pribadi yang sama. Dia tetap sama, baik dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8). Di saat kita menghadapi pergumulan, kita akan sadar bahwa ternyata ada banyak ruang kosong dalam diri kita yang tidak akan pernah bisa diisi oleh apapun selain Tuhan. Kabar baiknya, Tuhan selalu rindu untuk memenuhi kita. Tuhan tidak pernah terlalu jauh untuk dijangkau, Dia selalu menyediakan waktuNya untuk siapapun yang bersungguh-sungguh mencariNya.

Yesus mengatakan "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:20b). Senantiasa sampai akhir zaman berarti selalu sampai selamanya. Dan itu sudah merupakan janji Tuhan. Bahkan dalam keadaan tersulit dalam hidup kita pun kita perlu tahu bahwa disana Tuhan tetap ada. Lewat Daud kita tahu itu. "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4). Dia tidak akan pernah meninggalkan diri kita sendirian. Hal itu bisa kita baca dalam Ibrani. "Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibrani 13:5b).

Kalau kita percaya kepada kebenaran Firman Tuhan dalam Alkitab, mengapa kita harus ragu dan takut menghadapi persoalan apapun? Tuhan jelas berada di atas segalanya, termasuk di atas permasalahan kita. Bagi Dia tidak pernah ada kata tidak mungkin, tidak ada kata mustahil. Dia mengasihi kita, Dia mampu memulihkan kita, melepaskan kita dari belenggu masalah, menyembuhkan kita, membimbing kita dan sebagainya. Dia jelas punya kemampuan yang ajaib untuk memberikan apa yang kita butuhkan. Tidak hanya menyertai kita senantiasa, tapi Dia juga sangat peduli akan kehidupan kita, terlebih kepada keselamatan kita.

Tuhan benar ada. KasihNya nyata dan tidak pernah berkurang. Dia tetaplah Tuhan yang sungguh mengasihi kita dan tidak akan mengecewakan kita. Dia Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Dia Allah Musa, Dia Allah yang sanggup membuat kemustahilan menjadi kenyataan bagi ratusan tokoh Alkitab, bagi begitu banyak orang yang telah mengalami kesaksian mengalami Tuhan secara langsung dalam hidupnya, dan jika kepada mereka semua Tuhan mampu menyatakan kemuliaanNya, kepada kita pun tentu sama. Saya tentu tidak akan mau menghabiskan waktu membagi Firman Tuhan setiap hari selama lebih dari 10 tahun jika saya tidak meyakini eksistensi Tuhan dan kebenaran FirmanNya yang sudah sangat teruji lewat pengalaman saya sendiri.

Jika keberadaan Tuhan bisa dengan sangat nyata terbukti, jika kita tahu bahwa Dia benar ada, mengapa harus takut? Apabila ada diantara teman-teman yang merasa kuatir atau takut hari ini, Tuhan mengingatkan anda dengan berkata "AKU ADA", dan Dia sungguh memperhatikan diri anda. Di dalam beban seberat apapun, bersyukurlah hari ini karena Dia ada.

Tuhan benar ada dan Dia mengasihi anda 

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker