Wednesday, June 28, 2017

Akar (1)

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Kolose 2:7
================
"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur."

Hari ini saya memperhatikan pohon mangga milik tetangga saya. Pohon itu begitu sehat dan subur. Pada musimnya pohon mengeluarkan banyak buah ranum, batangnya besar, dahannya banyak, daunnya lebat. Saya ingat setidaknya sejak 7 tahun lalu saya pindah ke tempat ini pohon tersebut sudah ada dengan kondisi sama baiknya. Saat melihat pohonnya, saya pun teringat pada sebuah ayat yang mengingatkan kita bagaimana agar kita bisa kuat, subur dan berbuah seperti halnya pohon mangga ini.

Ayat tersebut ada dalam surat Kolose 2:7. "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur." Kita diingatkan agar selalu berakar di dalam Kristus, tumbuh di atasnya. Itulah yang akan menjamin kita untuk bisa memperoleh kepenuhan, seperti yang disebutkan sebagai judul pada perikop dimana ayat ini ada.

Misalkan ada tiga jenis pohon. Yang satu pohon dengan akar yang banyak, panjang dan kuat. Satu pohon punya akar tapi pendek dan sedikit, sedang yang terakhir pohon yang tidak punya akar. Tentu saja pohon yang paling baik kondisinya adalah pohon yang punya akar lebat, panjang dan kuat. Pohon saat memerlukan akar untuk bisa mendapatkan air dan nutrisi. Jika pohon tersebut tumbuh di tanah yang gersang, pohon tersebut harus berusaha keras untuk menjulurkan akar-akarnya menembus kerasnya lapisan tanah hingga bermeter-meter agar bisa memperoleh air. Tanpa itu niscaya pohon akan sulit tumbuh sehat. Jika berhasil, itu akan menjamin kesehatan, kesuburan dan kelangsungan hidupnya. Akar yang panjang menembus tanah hingga menemukan air akan membuat pohon memiliki batang yang besar dan kokoh. Rimbun dan kemudian berbuah lebat saat masanya tiba. Selain itu, pohon yang akarnya dalam dan kuat tentu tidak akan gampang tumbang meski diterpa badai.

Pohon yang tidak memiliki akar yang dalam dan kuat dengan jumlah yang sangat kecil mungkin bisa tumbuh, tapi pastinya tidak sesehat pohon pertama. Batangnya jauh lebih kecil, jauh lebih pendek, daunnya tidak lebat dan biasanya sulit berbuah. Selain itu, pohon seperti ini akan mudah tumbang saat diterpa badai, atau bahkan angin kencang sedikit saja bisa membuatnya tumbang. Untuk sekedar bertahan hidupnya sudah sedemikian sulit. Ironisnya, bisa saja terjadi bahwa ada pohon yang tidak kunjung memiliki akar yang dalam, panjang dan kuat meski hidupnya di tanah yang subur dan banyak airnya. Sebaliknya, ada pohon yang survive dan tumbuh subur dan lebat meski berada di tanah gersang. Sedang pohon yang tidak punya akar tidak akan mungkin tumbuh dan bisa bertahan hidup.

Paulus sangat pintar mengambil kata 'akar' dalam menjelaskan dimana kita harus berdiri untuk bisa mengalami kepenuhan. Contoh sederhana di atas saya rasa bisa memberi contoh nyata akan hal ini. Hidup sebagian orang yang punya akar sedikit itu melelahkan. Hidup, tapi kosong dan kering. Kalaupun ada pertumbuhan sangat sedikit dan lama sekali. Tidak berbuah, sulit bertumbuh dan mudah tumbang saat diterpa masalah. Digoyang angin sedikit sudah goyah. Yang tidak punya akar sama sekali tentu saja tidak akan tumbuh dan menghasilkan apa-apa dalam hidupnya. Jangankan mengalami kepenuhan, untuk tetap hidup saja sudah sangat sulit. Tidak punya pertahanan, tidak punya harapan, tidak punya kemampuan untuk hidup. Iman yang kuat berakar dalam Kristus akan sangat kuat dan subur. Angin badai tidak muddah menggoyahkannya. Yang punya akar kuat tidak gampang dicabut. Hidupnya kuat, batangnya akan bertumbuh ke atas, punya banyak dahan dan ranting dengan daun lebat dan berbuah subur.

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker