Sunday, June 15, 2014

Dosa sebagai Penghalang

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Yesaya 59:1-2
==========================
"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu."

"Ah kamu sudah dipanggil-panggil tetap saja tidak melihat." Seperti itu kata teman saya suatu kali saat saya secara tidak sengaja bertemu dengannya di keramaian. Pada waktu itu ada banyak orang lalu lalang dan saya pun sedang tidak konsentrasi melihat siapa-siapa karena tidak mengira bakal bertemu dengan orang yang saya kenal. Ia berkata bahwa ia sudah melihat saya dari jauh. Saya berjalan menuju ke arahnya, tapi saya tidak melihatnya. Bahkan saat ia sudah mulai memanggil dan melambaikan tangan saya masih saja tidak sadar. Sampai ia hadir tepat di depan saya, barulah saya melihatnya. Mata berfungsi baik, kejadian di siang hari yang terang benderang, tapi ketika pandangan terhalang oleh banyak hal termasuk karena sedang tidak fokus, kita bisa gagal melihat sesuatu yang sebenarnya ada tepat di depan kita.

Saya masih ingin melanjutkan tentang apa yang bisa terjadi jika pandangan kita terhalang sesuatu dalam melangkah. Banyak orang yang kecewa kepada Tuhan karena menganggap Tuhan tidak mendengar doa mereka atau tidak menjawab permintaan mereka di saat mereka sedang tertimpa masalah. Benar, terkadang masalah waktu kita dengan waktunya Tuhan itu berbeda. Firman Tuhan sudah menyatakan hal tersebut: "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:9). Jarak yang terbentang antara bumi dan langit sangatlah panjang, itu menunjukkan keterbatasan kita dalam mengetahui rencana Tuhan dalam hidup kita. Waktu yang kita anggap terbaik belum tentu yang terbaik di mata Tuhan. Sementara kita harus mengakui bahwa Tuhanlah yang tentu paling tahu mengenai apa yang terbaik bagi manusia ciptaanNya. Dan apa yang dibuat Tuhan itu adalah segala sesuatu yang indah pada waktunya seperti yang tertulis dalam Pengkotbah 3:11. Atau mungkin apa yang kita minta adalah sesuatu yang salah, tidak berguna atau malah berpotensi merusak kita, itu pun tidak akan dijawab Tuhan. FirmanNya berkata: "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu." (Yohanes 4:3). Keduanya mungkin saja menjadi penyebab belum atau tidak datangnya uluran tangan Tuhan menjawab doa kita. Tetapi ada satu hal yang juga harus kita waspadai, dan kita pastikan tidak sedang bercokol bebas dalam diri kita, yaitu DOSA. Dosa yang terus dibiarkan dalam diri kita sesungguhnya bisa menghalangi atau bahkan memutuskan hubungan kita dengan Tuhan. Dan jika itu yang terjadi maka kita bisa terbentur pada banyak masalah.

Dosa bisa menghalangi tersambungnya kita dengan Tuhan di tahtaNya yang Maha Kudus. Kita harus memastikan benar bahwa tidak ada kejahatan yang kita simpan, tidak ada dosa yang kita sembunyikan lagi dalam diri kita. Dosa itu bisa merintangi hubungan antara kita dengan Tuhan, sehingga Dia tidak mendengar dan menjawab doa-doa kita. Hal ini disebutkan dalam kitab Yesaya. Bunyinya: "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59:1-2). Tuhan tidak pernah terlalu sibuk atau tidak mampu menyelamatkan kita. Dia tidak pernah tidak peduli atau cuek. Tuhan tidak tuli. Yang kerap terjadi, dosa-dosa yang ada dalam diri kita dan belum dibereskan, baik yang kita sadari atau tidak ternyata menjadi penghalang terhubungnya kita dengan Tuhan.

Ada banyak orang yang mengira bahwa mereka mampu menyembunyikan dosa dengan rapi sehingga sanggup menipu Tuhan. Itu jelas pikiran yang keliru, karena biar serapi apapun kita menyimpannya, Tuhan akan selalu mengetahuinya dan hal tersebut bisa menjadi penghalang bagi kita untuk menerima berkat dan keselamatan dari Tuhan. Salomo berkata: "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan Tuhan, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka." (Amsal 28:13-14). Oleh sebab itu kita harus rajin memeriksa hati atau diri kita dan apabila menemukan dosa yang masih tinggal, dengan segera membereskan semuanya. Mengakuinya dan bertobat sungguh-sungguh, lalu bertekad tidak mengulanginya lagi. Tuhan Yesus mengingatkan hal yang sama pula. Mari kita lihat Yohanes 5 mengenai kisah Yesus ketika mengunjungi kolam yang disebut Betesda dan menyembuhkan orang yang sudah tiga puluh delapan tahun menderita penyakit. Setelah orang itu disembuhkan, Yesus berpesan padanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." (Yohanes 5:14). Dosa seperti apapun, baik besar atau kecil haruslah segera diselesaikan, diakui sehingga tidak menjadi penghalang antara kita dengan Tuhan.

Kita mungkin merasa bahwa kita sudah hidup sepenuhnya benar, tapi tetap rajinlah memeriksa diri, karena bisa saja ada penghalang-penghalang yang meski dianggap kecil tapi ternyata memblokir hubungan kita dengan Tuhan. Kita mungkin sudah mengenal Tuhan, mengenal pribadiNya, tetapi dosa bisa menghalangi dan menjauhkan kita dariNya dan akhirnya mendatangkan petaka. Jangan beri toleransi pada dosa sekecil apapun, karena baik besar atau kecil dosa tetaplah dosa yang bisa menjadi penghalang. Dalam Galatia dikatakan: "Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan." (Galatia 5:9). Karena itu, ingatlah selalu pesan Yesus: "Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan."(Matius 12:35) Singkirkan segera dosa-dosa yang menghalangi kita dengan Tuhan, sehingga kita bisa tetap terhubung sepenuhnya dengan Tuhan tanpa gangguan apapun.

Dosa seberapapun ukurannya dan apapun bentuk atau alasannya tetaplah dosa yang bisa memutus hubungan kita dengan Tuhan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker