Thursday, December 24, 2015

A Perfect Gift for Jesus (1)

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Markus 12:33
====================
"Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."

Tukaran kado merupakan salah satu hal yang menyenangkan banyak orang pada hari-hari perayaan, termasuk Natal. Seorang teman dengan gembira mengatakan bahwa menjelang perayaan Natal setiap tahun setidaknya ia melakukan itu empat kali. Tukaran kado di kantor, di antara teman, di lingkungan persekutuan dan di keluarga. Siapa sih yang tidak senang menerima kado? Meski judulnya tukaran yang artinya kita pun harus membeli sesuatu untuk diberikan kepada yang lain, tetap saja kegembiraan menerima sesuatu dari orang-orang terdekat itu mendatangkan kebahagiaan tersendiri. Sekarang mari kita renungkan sejenak. Seandainya Yesus merupakan sosok yang bertukar kado kepada kita, kira-kira apa kado atau hadiah yang akan paling menyenangkan hatiNya dari kita?

Dalam memasuki hari Natal yang harus kita renungkan dan syukuri adalah kedatangan Yesus ke muka bumi ini untuk menebus dosa-dosa kita sebagai perwujudan nyata besarnya kasih Allah kepada kita. Atas dasar kasih Allah yang begitu besar itu, Yesus datang menghapus dosa dunia dan membuka jalan bagi kita untuk masuk ke dalam keselamatan. Ini bukan hal sepele, bukan pemberian biasa-biasa. Coba pikir, siapalah kita ini sehingga kita begitu berharga dalam pandangan Tuhan untuk diselamatkan?

Daud pernah mempertanyakan hal ini ketika ia tengah terpukau dalam kekaguman saat memandang indahnya langit. "apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?" (Mazmur 8:5). Daud benar. Kenapa kita sebegitu penting dan berhaga di mata Tuhan? Apakah kita:
- berjasa sedemikian besar sehingga Tuhan berhutang budi pada kita?
- begitu luar biasa hebatnya sehingga Tuhan harus membayar kita?
- sangat suci tanpa cacat sehingga Tuhan merasa bersalah jika tidak menyelamatkan kita?

Sama sekali tidak. Kita jauh dari itu semua. Kita adalah manusia yang terus menerus berbuat dosa, terus mengecewakan Tuhan dengan segala perilaku kita. Tetapi meski demikian, Tuhan ternyata tetap mengasihi kita. Seindah-indahnya alam semesta ini Dia ciptakan, tetap saja manusia merupakan ciptaanNya yang paling berharga, yang diciptakan seperti gambar dan rupaNya sendiri (Kejadian 1:26), dengan kata lain "dibuat sama seperti Allah" dan dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat (Mazmur 8:6). Oleh karena itu keselamatan kita pun menjadi agenda penting bagi Tuhan, didasari oleh kasihNya yang begitu besar kepada kita. Dan itu Dia anugerahkan kepada manusia.

Anugerah? Ya, anugerah. Sebuah anugerah bukanlah anugerah apabila diberikan atas balas jasa. Justru karena kita sebenarnya tidak layak, tetapi Dia tetap memberikan, itulah yang disebut dengan anugerah. Alkitab menggambarkan dengan begitu menyentuh. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) Adalah kasih yang begitu besar dari Allah yang sanggup menggerakkan hatiNya untuk mengorbankan Kristus untuk menggantikan kita semua di atas kayu salib, membayar lunas semua pelanggaran dan dosa kita, melepaskan kita dari kutuk dan menganugerahkan keselamatan yang seharusnya tidak layak kita miliki. Semua itu berasal dari sebuah anugerah yang diberikan Tuhan atas dasar besarnya kasihNya kepada kita. Bayangkan bagaimana hidup kita saat ini seandainya Yesus tidak datang ke dunia dan menebus dosa-dosa kita, mematahkan belenggu dosa dan kutuk, menggantikan kita di atas kayu salib dan menyelamatkan kita dari kematian. Itu jelas mengerikan.

(bersambung)


No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker