Tuesday, November 25, 2014

Is God Good? (3)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Ayat lainnya yang menarik mengenai kebaikan Tuhan dengan kasih tanpa batas (the unconditional love) bisa kita dapatkan dari perkataan Yesus sendiri. Tuhan adalah Allah "..yang menerbitkan  matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar." (Matius 5:45). Orang yang jahat dan tidak benar pun masih Dia perhatikan. Bukankah itu bukti nyata bagaimana baiknya Allah? Dia tetap memelihara dan merindukan orang-orang yang tidak benar untuk bertobat. Tuhan tetap menempatkan orang-orang jahat dan tidak benar itu dalam perhatianNya dan terus memberi kesempatan untuk bertobat. Sebenarnya kalau mau Tuhan bisa saja langsung menghanguskan orang jahat dalam seketika untuk hancur menjadi debu dan segera dilemparkan ke api dan belerang menyala-nyala di neraka. Tetapi kebaikan dan kasih Tuhan membuatNya untuk terus memberi kesempatan bagi orang-orang jahat untuk segera bertobat dan kembali ke dalam pangkuanNya. Jika kita masih hidup dan punya kesempatan untuk bertobat hari ini, bukankah itu pun merupakan bukti betapa baiknya Tuhan?

Dalam menghadapi hidup seringkali kita melupakan kebaikan Tuhan dan malah terjerumus ke dalam berbagai keputusan-keputusan yang keliru. Bahkan tidak jarang pula orang lebih tertarik kepada kuasa-kuasa supranatural di luar Tuhan ketimbang mempercayai besarnya kuasa Tuhan sendiri berdasarkan kebaikanNya kepada manusia. Dalam Kisah Para Rasul 14 kita melihat pula bagaimana kecewanya Paulus dan Barnabas ketika mereka ketika melihat rakyat Likaonia malah menyembah dewa saat mukjizat Tuhan dinyatakan atas orang yang sakit. "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya." (ay 15) Demikian mereka berseru menegur orang-orang sesat di sana. Lalu mereka melanjutkan: "Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan." (ay 16-17).

Jemaat di Likaonia  tidak menyadari bagaimana kebaikan Tuhan yang sudah hadir selama ini dari generasi ke generasi. Mereka malah melupakan itu semua dan pergi menyembah dewa-dewa. Mungkin kita tidak menyembah dewa, tetapi apakah kita ingat akan semua kebaikan Tuhan baik dalam suka maupun duka, baik dalam keadaan baik maupun buruk? Apakah kita masih terus mengandalkan manusia dan mengabaikan kuasa Tuhan? Sudahkah kita benar-benar menaruh pengharapan dalam kesetiaan kita akan Tuhan sepenuhnya walau apapun yang terjadi atau kita akan pergi kepada alternatif-alternatif lain yang seolah-olah mampu memberi solusi atas persoalan kita? Apakah kita masih terus mengandalkan harta, kuasa, jabatan dari manusia ketimbang menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan Tuhan? Kita akan sulit untuk bisa setia dengan iman kuat kepada Tuhan dan tetap hidup dalam pengharapan apabila kita tidak menyadari betapa baiknya Tuhan selama ini kepada kita.

Pemazmur berkata: "Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!" (Mazmur 34:9). Seruan Daud ini mengingatkan kita agar tidak melupakan betapa baiknya Tuhan kepada kita. Tidak saja kita diminta agar mau terus melihat kebaikan Tuhan, tetapi Daud pun mendorong kita untuk merasakan sendiri pengalaman demi pengalaman akan kebaikan Tuhan secara langsung. Kesulitan boleh hadir, tetapi itu bukan berarti karena Tuhan kejam atau jahat membiarkan kita menderita. Ada begitu banyak kebaikan Tuhan yang mungkin luput dari perhatian kita saat ini, padahal Dia sudah memberikan begitu banyak termasuk kehidupan yang masih diberikan kepada kita saat inipada kita. Ketika kita masih berdosa pun kasih Tuhan tidak lekang dari kita. Mari hari ini kita sama-sama merenungkan segala kebaikan Tuhan dalam hidup kita, dan marilah kita putuskan hari ini juga untuk tidak melupakan kebaikanNya.

God is good, even when people are not

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker