Friday, July 18, 2014

The Good Samaritan (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
Siapa orang Samaria? Dalam Yohanes 4:9 tentang perempuan Samaria, ada catatan kecil mengenai orang Samaria. "(Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)". Orang Samaria memiliki sejarah peseteruan yang panjang dengan bangsa Yahudi. Mereka menyembah allah lain dan dimusuhi oleh orang Yahudi. Tapi perhatikan, orang Samaria ini bergegas menolong orang Yahudi, meskipun dengan resiko ia akan dibenci oleh orang yang ditolongnya. Tapi dia tidak peduli. Hatinya tergerak oleh belas kasihan, dan ia melakukan tindakan nyata dengan langsung bergerak memberi pertolongan tanpa memandang apa agamanya, apa sukunya, siapa orang itu. Yang ia tahu adalah, ada orang sedang sekarat, butuh pertolongan, dan ia bisa melakukan sesuatu!

Menjadi orang Kristen saja tidaklah cukup. Menjadi hamba Tuhan, diaken, pelayan-pelayan Tuhan, itu pun belum cukup. Tuhan Yesus sudah mengingatkan bahwa sebagai muridNya kita harus menghasilkan buah-buah sesuai pertobatan kita. (Matius 3:8). Bagi orang Kristen yang tidak memiliki buah yang baik, yang sesuai dengan pertobatan diberikan peringatan yang sangat keras dan tegas. "Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api." (ay 10). Atau lihat ayat berikut: "Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api." (7:19).

Ayat-ayat ini adalah yang tidak main-main. Sebagai pengikut Kristus, kita dituntut untuk memiliki buah-buah yang baik, agar kita tidak berakhir ke dalam api untuk sebuah masa yang kekal. Imam dan orang Lewi adalah hamba-hamba Tuhan, tapi mereka tidak menunjukkan buah yang baik. Iman yang mereka sandang tidak diikuti dengan tindakan nyata. Kalau orang Samaria saja bisa menunjukkan belas kasih, alangkah keterlaluannya jika kita malah cuek, berpangku tangan dan diam saja tanpa tergerak untuk menyatakan kasih Kristus kepada sesama. Bukankah hal ini benar-benar terjadi di sekitar kita bahkan sampai hari ini?

Apa yang kita lakukan untuk saudara kita yang paling hina sekalipun, artinya kita melakukannya untuk Yesus. (Matius 25:40). Yesus juga mengingatkan demikian: "Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian." (Lukas 3:11).

Mengasihi sesama manusia, seperti diri sendiri, tanpa memandang suku, ras, agama, budaya, golongan, itulah yang diajarkan Kristus. Bukan hanya tidak boleh membenci, tapi malah kita harus siap menolong siapapun yang kekurangan dan menderita, tanpa melihat latar belakang orang tersebut, tidak pilih-pilih seperti apa yang diwajibkan oleh pengajaran di luar sana. Menjadi orang yang taat beribadah itu baik, menjadi hamba Tuhan itu baik, tetapi yang lebih penting adalah keseriusan kita mengamalkan itu semua dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu jalannya adalah dengan siap menolong siapapun disekitar kita yang membutuhkan, apapun latar belakangnya.

Yesus menunjukkan bahwa kenyang memahami isi Alkitab tidak menjamin orang akan mampu mengasihi sesama. Malah banyak orang yang kemudian menyombongkan diri dan merasa lebih rohani dibanding yang lain. Lewat perumpamaan ini kita bisa belajar bahwa apa yang dimaksud Yesus dengan mengasihi sesama itu sangat luas. Bukan hanya kepada sahabat-sahabat, atau saudara seiman saja, tapi tanpa perbedaan latar belakang, layak atau tidak, teman atau musuh sekalipun, mereka semua haruslah kita kasihi. Berat? Mungkin itu yang dirasakan imam dan orang Lewi, tapi tidak bagi orang Samaria. Jika orang Samaria saja sanggup, mengapa kita tidak?

Hasilkanlah buah sesuai pertobatan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker