Monday, March 18, 2013

Menjaga Mata

webmaster | 10:00:00 PM |
Ayat bacaan: Matius 5:29
====================
"Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka."

Bagi saya yang berkecimpung di dunia desain, fungsi mata sebagai alat visual tentu sangatlah penting. Ada bidang keilmuan yang disebut desain komunikasi visual, dimana orang-orang yang mempelajarinya mendalami bagaimana seni menyampaikan sebuah informasi, promosi, pesan atau lain-lain bukan lewat komunikasi verbal melainkan lewat sebuah bahasa visual. Adalah mata yang melihat, kemudian mata akan mengirimkan apa yang dilihat ke dalam hati untuk diolah menjadi sebuah bentuk rasa. Apabila itu terasa rumit, mari kita ambil contoh yang lebih sederhana, yaitu ketika anda tertarik kepada lawan jenis. Ada sebuah istilah 'love at first sight' alias 'cinta pada pandangan pertama' yang menunjukkan bagaimana ketertarikan terhadap seseorang bisa dimulai lewat pandangan mata. Manis parasnya, jalannya yang gemulai, bahasa tubuhnya, senyum atau caranya tertawa, semua itu sering menjadi titik awal bagi kita untuk mulai memperhatikan dan berusaha mengenal mereka secara lebih dalam. Mata secara bebas bergerak leluasa untuk menangkap gambar demi gambar dari apa yang berada disekitar kita. Demikian pentingnya fungsi sebuah mata bagi kita sehingga sulit rasanya membayangkan apa jadinya jika kita tidak memiliki mata.

Ada banyak hal bermanfaat yang bisa kita peroleh dari mata, tetapi di sisi lain ada banyak pula hal yang bisa menyesatkan dan bisa menjerumuskan kita ke dalam bahaya juga berawal dari apa yang kita lihat. Menonton televisi saja misalnya, ada begitu banyak hal yang bisa membuat kita ketakutan, cemas atau dalam hal lain mungkin saja mata kita akan berfungsi sebagai jendela dosa dengan melihat pornografi dan lain-lain. Seandainya Daud masih hidup, dia tentu akan bercerita panjang lebar mengenai pengalamannya ketika dosa masuk lewat pandangan matanya mengintip Batsyeba, istri orang lain. "Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya." (2 Samuel 11:2). Kita tahu bagaimana kemudian Daud terjerumus dalam serangkaian dosa yang terus membesar eskalasinya, semua berawal dari mata yang tidak terjaga dengan baik.

Yesus mengingatkan akan hal ini dengan kalimat yang terdengar cukup keras. "Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka." (Matius 5:29). Ayat ini merupakan bagian dari sebuah pesan penting bahwa dengan memandang seorang wanita dan menginginkannya meski dalam hati saja, itu sama saja dengan berzinah. (ay 28). Yesus kemudian melanjutkan peringatannya kepada tangan. "Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka." (ay 30). Kedua anggota tubuh ini menjadi contoh mewakili anggota-anggota tubuh lainnya yang harus kita jaga dengan penuh kewaspadaan. Mengapa? Karena Alkitab sudah mengatakan bahwa "roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Markus 14:38). Ada banyak diantara kita yang memasang pagar batas Firman Tuhan dengan terlalu fleksibel tergantung dari kemauan dan sukanya kita sendiri. Berbagai kenikmatan kedagingan akan dengan mudah mempengaruhi kita sehingga kitapun akan terpengaruh untuk memberi toleransi kepada banyak hal yang bisa menjadi awal mula masuknya berbagai jebakan iblis ke dalam hidup kita.

Firman Tuhan turun lewat Yohanes berbunyi: "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:17). Dunia sedang lenyap dengan kenginannya, demikian bunyi Firman Tuhan. Bukankah hal itu semakin jelas saja terlihat hari-hari belakangan ini? Ketika kita memilih untuk bergabung dengan segala kenikmatan yang ditawarkan dunia maka kita pun sesungguhnya sedang lenyap dengan keinginan-keinginan daging kita. Hanya orang yang melakukan kehendak Allah-lah yang akan tetap hidup selama-lamanya alias kekal. Agar bisa melakukan kehendak Allah ini kita harus mampu menyalibkan semua keinginan-keinginan daging kita dan hidup seturut kehendak Allah dengan taat. Paulus menyampaikan "Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya." (Galatia 5:24).

Kembali kepada peringatan mencungkil mata dan memotong tangan di atas, apakah Yesus bermaksud kejam dan berniat untuk menghadirkan horor mengerikan ke dalam hidup kita? Apakah itu artinya Dia menyuruh kita benar-benar mencungkil mata atau memotong tangan sendiri? Tentu tidak. Apa yang menjadi pesan Kristus adalah bahwa kita harus benar-benar memperhatikan secara seksama, menjaga benar-benar anggota tubuh kita agar tetap kudus. Lebih baik mencungkil mata atau memenggal tangan ketimbang membiarkannya lalu tubuh kita secara utuh disiksa di neraka untuk masa yang kekal. Kalau kita mau berusaha untuk menjaga dengan sungguh-sungguh, maka tentu saja kita tidak perlu harus melakukan hal mengerikan seperti itu. Yesus tidak menginginkan satupun dari kita untuk binasa dengan cara demikian, Dia bahkan rela menyerahkan diriNya sendiri menggantikan kita di atas kayu salib agar kita terlepas dari ancaman seperti itu. Oleh karena itulah Yesus mengingatkan dengan tegas akan pentingnya menjaga anggota-anggota tubuh kita agar tetap kudus, tidak terjebak pada keinginan-keinginan daging yang mampu membuat kita kehilangan seluruh janji Allah. Mata merupakan salah satu dari anggota tubuh kita yang sangat berpotensi menjadi pintu masuk berbagai dosa, oleh karena itu jagalah dengan baik dan pergunakanlah untuk memuliakan Allah.

Jagalah agar segala yang dibawa mata untuk masuk ke hati adalah segala sesuatu yang baik

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker