Tuesday, March 15, 2016

Hikmat dibanding Permata

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Amsal 8:11
=======================
" Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya."

Rasanya tidak akan ada orang yang menyanggah bahwa permata itu adalah benda berharga. Tidak saja indah, tapi permata juga bisa menaikkan gengsi, menjadi ukuran kekayaan, mengangkat martabat seseorang, dan sebagainya. Pada masa Perjanjian Lama, adalah hal lumrah untuk menjadikan permata sebagai persembahan bagi raja-raja. Salomo, raja terkaya yang pernah ada tentu punya permata yang tidak terhingga banyaknya. Seperseratusnya saja kalau kita punya sudah membuat kita hidup mewah sampai beberapa keturunan. Alangkah menarik kalau kita melihat ayat bacaan hari ini. Permata itu berharga, benar. Tapi si raja terkaya justru mengatakan bahwa ada sesuatu yang lebih berharga dari permata. Kalau Salomo mengatakan hikmat itu lebih berharga daripada permata, itu tidak berarti bahwa Salomo menganggap sepele nilai permata. "Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya." (Amsal 8:11). Salomo bilang ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada permata, kemewahan dan kekayaan, yaitu hikmat. Apapun yang termahal yang pernah diinginkan orang tidak akan pernah bisa menyamai harga dari hikmat.

Hikmat adalah kebijaksanaan, kemampuan untuk hidup bijaksana dan akan selalu belajar dari setiap langkah. Hikmat adalah sebuah bentuk pengenalan akan Tuhan dan hidup dalam pengendalian Tuhan, dan memiliki kemampuan untuk membedakan hal yang baik dan buruk, yang mana yang paling berharga untuk diperoleh dan mana yang tidak. Hikmat tidaklah sama dengan kecerdasan atau intelektual. Orang dengan indeks prestasi tinggi, punya banyak gelar dan setinggi langit sekalipun tidak menjamin bahwa mereka punya hikmat dalam hidupnya. Anda bisa membeli permata atau batu mulia lainnya yang paling indah jika anda punya uang yang cukup untuk itu kapan saja, tetapi dalam sekejap mata pun harta anda termasuk permata itu dapat lenyap. Hikmat adalah sesuatu yang tidak dapat dibeli, tidak dapat dicari, tidak dapat dicuri, dan tidak akan lenyap. Itu sebabnya hikmat ini lebih berharga dari permata.

Dari mana kita bisa memperoleh hikmat? "Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian." (Amsal 9:10). Hikmat bermula dari takut akan Tuhan, dan akan anda dapati dengan selalu memperkaya diri anda dengan kebenaran firman. Dalam Amsal 15:33 dikatakan "Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan." Berarti kita tidak perlu menunggu hingga ubanan atau berusia lanjut untuk menjadi seorang yang bijaksana, karena hikmat itu sesungguhnya datang dari Tuhan. Banyak orang tidak berhikmat bukan karena dia bodoh dan kurang terpelajar tapi karena tidak memiliki rasa takut Tuhan. Disisi lain banyak orang mungkin sudah sangat terpelajar tetapi tidak mau mengenal Tuhan, dan akibatnya mereka pun tidak memiliki hikmat dalam hidupnya. Takut akan Tuhan disini bukan seperti takut hantu atau bentuk-bentuk ketakutan lainnya, tetapi lebih kepada rasa hormat dengan menjaga perilaku sesuai ketetapan Tuhan agar tidak mengecewakanNya.

Bagaimana jika masalahnya bukan tidak punya tapi kekurangan hikmat? Firman Tuhan berkata "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya." (Yakobus 1:5). Ternyata kalau kita kekurangan hikmat, kita cukup minta kepada Allah saja. Hikmat berasal dari Tuhan, dan kalau kita kurang akan hal itu kita hanya tinggal minta kapan saja, dan Tuhan akan dengan senang hati mencukupkan.

Hikmat sesungguhnya lebih berharga dari permata dan apapun yang pernah diinginkan orang. Hikmat akan sangat kita perlukan agar hidup kita tetap berjalan sesuai rencana Tuhan, kita tidak harus buang waktu sia-sia atau bahkan kehilangan kesempatan untuk selamat. Kita perlu hikmat untuk mencapai tujuan hidup kita, yaitu serupa dengan Kristus. Mari kita sekalian hiduplah penuh hikmat, yang lebih berharga dari segala harta kekayaan yang bisa kita miliki.

"Wisdom is the principal thing; therefore get wisdom: and with all thy getting get understanding." (Amsal 4:7 KJV)

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker