Sunday, June 26, 2016

An Open Letter of Christ (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Mari kita lanjutkan sedikit lagi. Dari mana pengenalan Kristus itu akan muncul dari kita? Pengenalan akan Kristus yang benar akan muncul lewat buah-buah baik yang tumbuh dari hidup kita. Bicara soal buah, cara termudah bagi kita untuk mengetahui jenis pohon adalah lewat buah yang tumbuh pada ranting-rantingnya. Pohon mangga akan menghasilkan buah mangga. Pohon yang baik akan berbuah lebat, dan yang tidak akan sulit berbuah atau malah tidak sama sekali. Seperti itu pula dengan kita. Yesus berkata: "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." (Yohanes 15:4-8).

Dalam kesempatan lain Yesus berkata: "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (Yohanes 13:35). Jadi seharusnya orang akan tahu bahwa kita adalah murid Yesus dan mengenal PribadiNya secara benar lewat diri kita, yaitu apabila kita menunjukkan sikap saling mengasihi tanpa memandang latar belakang, kenal tidak kenal dan lain-lain dalam hidup kita sehari-hari.

Sebagai surat Kristus kita juga harus mampu membawa terang, seperti halnya Yesus yang merupakan Terang Dunia. Itu dikatakan Yesus sendiri. "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) Karena itulah kita harus menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan, hingga kita bisa mencapai tingkatan seperti yang Tuhan ingin kita capai. "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna." (Matius 5:48). Hanya dengan demikianlah kita bisa menjadi surat Kristus yang benar untuk dibaca banyak orang. Segala sisi kehidupan kita seharusnya mampu bercerita tentang Yesus. Hidup kita seharusnya mampu menjadi surat cinta Yesus kepada semua orang di dunia tanpa terkecuali. Seperti halnya Yesus mencintai anda, setiap sendi kehidupan kita juga sudah selayaknya menjadi kertas yang dipakai oleh guratan pena Tuhan untuk menyatakan kasihNya yang begitu besar kepada semua orang tanpa terkecuali.

Roh Allah meninggalkan coretan-coretan dalam diri kita. Bukan coretan-coretan kasar tanpa makna atau sukar dibaca atau malah yang tidak enak dipandang mata, tetapi sebaliknya memberikan gambaran akan kasih dan perhatian Tuhan yang begitu indah dan besar kepada dunia. Apakah itu yang dibaca orang lewat diri kita hari ini atau malah kita meninggalkan goresan-goresan tajam yang justru mencabik-cabik orang lain? Sosok Yesus seperti apa yang tergambar lewat diri kita? Surat apa yang kita tunjukkan dalam hubungannya dengan jatidiri kita sebagai murid Yesus? Setiap orang percaya merupakan surat tersendiri akan Kristus. Suka atau tidak, sadar atau tidak, mau atau tidak, kita merupakan sebuah surat terbuka yang bisa membuat orang mengenal Yesus lewat cara dan gaya hidup kita. We are an open letter of Christ to the world.

Karenanya, perhatikanlah dengan baik perilaku dan cara hidup kita, agar orang tidak sampai salah melihat figur Yesus melalui diri kita. Jika kita merupakan surat Kristus, apakah pembaca akan menemukan pribadi Yesus yang benar di dalam setiap lembarnya?

Think, act, be and love like Jesus

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker