Thursday, December 11, 2014

Masih Muda?

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Bilangan 27:18
======================
"Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: "Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya"

Adakah batas umur untuk melayani atau melakukan pekerjaan Tuhan? Mungkin ya untuk anak-anak yang masih belum bisa sepenuhnya berkomitmen atau mengerti apa yang harus mereka lakukan. Tapi saat umur sudah cukup untuk mengerti mana yang baik dan buruk, seharusnya seseorang sudah bisa mulai untuk berpikir mencari tahu apa yang menjadi panggilannya dan mulai bergerak melakukan sejak dini. Sayangnya banyak orang yang mengira bahwa urusan melayani atau melakukan pekerjaan Tuhan hanyalah untuk orang-orang yang sudah dewasa atau bahkan tua. Bahkan untuk beribadah secara serius dan sungguh-sungguh pun dianggap hanya bagian orang yang sudah tua saja. Secara logika pada umumnya memang yang muda akan memiliki waktu yang lebih panjang di banding orang yang sudah tua. Namun siapa yang bisa memastikan bahwa kesempatan itu akan tetap tersedia? Bagaimana jika kita keburu dipanggil menghadap Tuhan sebelum kita mulai melakukan sesuatu?

Alkitab memberi banyak contoh orang-orang yang dipakai Tuhan sejak usia belia. Yoas menjadi raja sejak usia 7 tahun (2 Raja-Raja 11:21) dan memerintah selama 40 tahun. Sejak usia mudanya Yoas sudah menunjukkan kemampuannya memimpin dan dikatakan ia selalu melakukan apa yang benar. "Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia." (12:2). Yoas tidak saja hidup berkenan di hadapan Tuhan, ia bahkan bisa menjadi seorang pemimpin hingga kurun waktu yang panjang. Dari contoh ini saja kita bisa melihat bahwa usia bukanlah kendala untuk hidup benar. Umur yang masih muda tidak bisa dan tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda hidup yang penuh ketaatan.

Contoh lainnya, kita bisa lihat lewat Daud yang sanggup mengalahkan Goliat, raksasa Filistin dari Gat. Itu terjadi saat Daud masih berusia sangat muda. Tidak saja muda, bahkan dikatakan Daud pada waktu itu masih sangat muda, kemerah-merahan dan elok parasnya. (1 Samuel 17:42). Logikanya anak muda di usia seperti itu tidak akan bisa melakukan sesuatu yang besar, apalagi mengalahkan raksasa yang sudah membuat takut tentara-tentara Israel yang gagah berani. Tapi lewat Daud kita bisa belajar hal yang sama, bahwa siapapun orangnya bisa dipakai Tuhan meski masih di usia sangat muda. Artinya tanpa pandang usia, kita semua haruslah mau belajar sejak dini untuk hidup kudus, taat pada firman Tuhan dan berjalan mengikuti kehendakNya.

Contoh lainnya adalah Yosua. Lewat Yosua kita melihat bagaimana proses peralihan tampuk kepemimpinan perjalanan bangsa Israel dari Musa kepada dirinya. Tuhan tahu bahwa tugas yang akan diemban Yosua tidaklah mudah. Yosua pun tahu bahwa tanggungjawab yang diletakkan di atas pundaknya begitu berat. Tapi lihatlah bagaimana Tuhan menyiapkan Yosua. Sejak awal Yosua rajin mengikuti Musa kemanapun Musa pergi. Ketika Musa mengalami perjumpaan dengan Tuhan, Yosua pun ikut menyaksikan, bahkan ia terus bertahan di sana karena terpana menyaksikan kemuliaan Tuhan. "Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu." (Keluaran 33:11). Sejak muda Yosua sudah dilatih. Dan ketika saatnya tiba, Tuhan masih menyuruh Musa untuk meneguhkan Yosua. "Dan berilah perintah kepada Yosua, kuatkan dan teguhkanlah hatinya, sebab dialah yang akan menyeberang di depan bangsa ini dan dialah yang akan memimpin mereka sampai mereka memiliki negeri yang akan kaulihat itu." (Ulangan 3:28).

Mengenai Yosua mungkin kita punya pertanyaan, mengapa harus Yosua yang dipilih diantara sekian banyak orang yang ada? Alasannya sesungguhnya jelas. Yosua dipilih karena ia adalah seorang pemuda yang penuh Roh Allah. Meski masih berusia muda, ia sudah menunjukkan tingkat kesetiaan yang tinggi baik kepada Musa maupun Tuhan. Ayat bacaan hari ini menggambarkan bagaimana Allah berkenan kepada Yosua. "Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: "Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya" (Bilangan 27:18). Yosua adalah seorang yang penuh roh di usia mudanya. Yosua tidak menunggu hingga tua dulu baru taat, tapi ia sudah menjadikan ketaatan sebagai karakter dan gaya hidupnya sejak masih belia. Di bagian lain hal ini kembali ditegaskan. "Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa." (Ulangan 34:9). Timotius juga bisa menjadi teladan yang baik akan hal ini.

Bagi anda yang masih berusia muda, jangan jadikan usia sebagai alasan untuk melakukan kehendak Tuhan, termasuk melayani dan/atau melakukan pekerjaan Tuhan dimanapun anda berada saat ini. Tuhan meminta anda-anda yang masih muda untuk mampu tampil sebagai teladan, baik dalam perkataan, tingkah laku, dalam kasih, dalam kesetiaan dan dalam kesucian. (1 Timotius 4:12). Mungkin di usia muda anda merasa belum mampu, tapi bukankah apa yang diminta Tuhan hanyalah kerelaan kita dan bukan kemampuan atau kehebatan kita? Bukankah Tuhan adalah Allah yang menyediakan? Kepada orang-orang yang dipakaiNya pun Dia pasti selalu menyediakan segala sesuatu terlebih dahulu termasuk menganugerahkan Roh Kudus agar kita dimampukan menjadi saksi-saksiNya. (Kisah Para Rasul 1:8). Jangan tunda karena tidak ada yang tahu berapa lama kita punya kesempatan di dunia ini. Tuhan mampu memakai siapapun, termasuk yang masih muda, dan Dia akan melengkapi dengan cukup agar anda mampu. Tuhan siap menyediakan perkara-perkara besar kepada orang-orang muda yang setia.

Usia muda bukanlah alasan untuk mulai belajar taat melakukan kehendakNya

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker