Thursday, December 25, 2014

Joy to the World

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Lukas 2:10-11
====================
"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud."

Bagaimana perjalanan anda di tahun 2014? Puji Tuhan jika anda mengalami tahun yang indah, tahun pemulihan atau bahkan tahun percepatan. Kalau itu bukan yang anda alami, selama anda tetap setia berjalan bersama Tuhan, percayalah bahwa semua itu adalah proses untuk menuai janji Tuhan yang besar sebentar lagi. Bagi saya pribadi, ini tahun yang menarik karena ada berbagai pencapaian baru dimana Tuhan membuat hal-hal yang seharusnya biasa menjadi luar biasa. Banyaknya kegiatan baru disamping kegiatan lama yang masih saya tekuni membuat tenaga yang terkuras lebih banyak dari biasa. Kelelahan seperti dua kali lipat, sementara waktu liburan hampir-hampir tidak ada. Kalaupun ada, saya cuma menyempatkannya untuk tidur, bersantai bersama istri atau sekedar menonton. Normalnya orang yang kelelahan, biasanya sukacita berkurang atau mungkin saja hilang. Belum lagi kalau ada banyak situasi sulit yang bisa membuat kita stres atau pusing dalam menghadapinya.

Memasuki hari Natal tahun ini, saya ingin mengingatkan teman-teman yang mungkin mengalami banyak hari sibuk di tahun ini untuk mengembalikan sukacita ke dalam hati anda. Ada sebuah lagu Natal yang saat ini tengah saya dengar berjudul "Joy to the World". Selain lagunya sudah sangat kita kenal, liriknya yang singkat saja sebenarnya berisi pengingat kenapa kita seharusnya bersukacita dalam merayakan hari Natal. Demikian lirik lagunya:

Joy to the world, the Lord is come!
Let earth receive her King;
Let every heart prepare Him room,
And Heaven and nature sing,
And Heaven and nature sing,
And Heaven, and Heaven, and nature sing.

Lagu ini sepertinya mengacu kepada ayat dalam Lukas 2 pasal 10 yang bunyinya seperti ini: "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." Kesukaan besar bagi dunia, karena Tuhan telah datang/lahir/turun ke dunia. Dunia yang tadinya gelap dengan hubungan manusia yang terputus dengan Tuhan dipulihkan dengan hadirnya Sang Juru Selamat untuk menebus dosa-dosa kita, memulihkan hubungan kita dengan Tuhan dan melayakkan kita untuk menikmati kehidupan kekal yang penuh kebahagiaan bersama Bapa di Surga. Mengingat anugerah sebesar ini yang datang dari kasih Allah yang begitu besar bagi kita, mengapa kita tidak bersukacita karenanya?

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16). Kita manusia yang sangat kecil dibandingkan jagat raya, lemah, penuh dosa, dan sebenarnya tidak layak untuk diselamatkan. Tapi lihatlah betapa besarnya kasih Allah sehingga Dia rela mengaruniakan Anak-Nya untuk turun ke bumi, agar kita semua tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal. Ini sebuah ayat luar biasa yang menggambarkan betapa besarnya kasih Tuhan. Yesus hadir ke dunia, bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan nyawaNya bagi tebusan banyak orang. (Matius 20:28). Tuhan Yesus datang untuk menggenapi kehendak Bapa, bukan atas kehendakNya sendiri. "..Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku." (Yohanes 8:42). Selanjutnya mari kita lihat apa kehendak Tuhan itu: "Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."(Yohanes 6:40). Kedatangan Yesus ke dunia untuk menebus dosa kita, menyelamatkan kita dan memulihkan hubungan kita dengan Tuhan. Yesus menjembatani kita, domba-domba yang tersesat, dan mengembalikan kita semua kepada Allah.

Apakah keselamatan dianugerahkan hanya kepada segelintir orang saja? Cuma untuk murid-muridNya? Sama sekali tidak. Keselamatan itu dianugrahkan untuk semua orang percaya, tanpa memandang suku bangsa. "Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku. sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala."(Yohanes 10:16). Keselamatan untuk segala bangsa ini kembali ditegaskan Yesus, dan begitu pentingnya sehingga menjadi pesan terakhir sebelum Dia naik ke Surga setelah kebangkitanNya. "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:18-20). Kembali Paulus mengingatkan lagi akan hal ini: "Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya." (Roma 10:12-13). Inilah kehendak Bapa yang luar biasa yang disampaikan kepada kita semua, dimana semuanya dimulai dari kelahiran Yesus ke dunia. All because of His love to us.

Keselamatan adalah sebuah kepastian dalam Yesus Kristus. Itu sebuah anugerah luar biasa besar yang sangat menentukan bagaimana akhir dari perjalanan hidup kita. "Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!" (Kolose 1:27). Ini yang dimaksudkan sebagai rahasia oleh Paulus: bagi kita yang percaya dan menerima Yesus, maka Yesus ada di dalam diri kita, yang berarti kita semua akan turut menikmati kebesaran Allah. The secret has been revealed! Dan hanya lewat karya penebusan Kristus lah kita bisa menghampiri tahta kasih karunia dengan penuh keberanian. (Ibrani 4:16,10:19).

Atas semua itu, bagaimana kita tidak bersukacita? So in this Christmas day, it's time to rejoice! "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" (Filipi 4:4). Let's rejoice together, for the Lord has come.

Selamat Hari Natal buat teman-teman semua, Tuhan Yesus memberkati anda! Be joyful and spread the joy to the world!

Bersukacitalah karena anda sudah ditebus dan diselamatkan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker