Monday, October 22, 2012

The God of Second Chance (2)

webmaster | 8:00:00 AM |
(sambungan)

Daud pernah mengalami kebaikan Tuhan juga atas dosa besar yang ia lakukan. Tidak tanggung-tanggung, seorang pahlawan yang mengalahkan raksasa Goliat dan diangkat langsung menjadi raja oleh Tuhan pernah jatuh begitu parah. Dosa skandal perzinahan dengan istri orang lain lalu diikuti dengan pembunuhan berencana pernah menodai perjalanan hidupnya. Namun nyatanya Tuhan masih berkenan membukakan pintu pertobatan. Mengapa Tuhan berkenan mengampuninya? Itu karena Daud adalah orang yang dengan besar hati selalu mau mengakui kesalahannya. Berkali-kali Daud menuliskan tentang pengakuan dan pertobatannya. "TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.....Oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu." (Mazmur 25:8). "Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku." (Mazmur 32:5) dan banyak lagi. Lalu mari kita lihat Petrus yang sempat menyangkal Yesus tiga kali. Ia melakukan kesalahan besar, tapi ia dipulihkan secara luar biasa ketika ia menyadari kesalahannya. Lantas lihatlah Paulus. Dia punya kesalahan yang sungguh parah. Ia adalah pembunuh dan penyiksa orang percaya. Tetapi Tuhan berkenan memberinya kesempatan kedua yang kemudian ia pakai untuk melakukan pekerjaan Tuhan secara luar biasa hingga akhir hayatnya.

Kepada kita pun Tuhan selalu melimpahkan kesabaran. Meski kita terus terjatuh dalam dosa, Dia terus memberikan kesempatan untuk memperoleh pengampunan. Dosa sebesar dosa Yunus, Daud, Petrus dan Paulus tidaklah main-main. Namun bagi mereka pun tetap tersedia pengampunan. Kesempatan yang sama dibukakan Tuhan untuk kita hari ini. Seberapa besarpun kesalahan kita sebelumnya, Tuhan siap untuk mengampuni,tidak lagi mengingat pelanggaran kita.

Our God is the God of mercy. He is the God of second chance. Apa yang harus kita lakukan adalah mengakui dosa kita dan bertobat. Jika kita bertobat secara sungguh-sungguh, mengakui dosa kita secara jujur dan berjanji untuk tidak lagi mengulangi kesesatan kita, saat itu pula Tuhan akan langsung mengampuni kita. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9). Bandingkan ayat ini dengan Mazmur 32:5 di atas, dimana Daud pun mengatakan hal yang sama. Selama kita masih hidup di dunia ini, kesempatan akan selalu terbuka. Tuhan terus menanti kita untuk kembali pada sang Gembala, dan berhenti menjadi domba-domba yang sesat. Tapi meski demikian, kita harus ingat bahwa itu bukan berarti kita boleh mempergunakan itu sebagai alasan untuk terus berbuat dosa. Never take God's mercy for granted! Benar, kesempatan masih terbuka saat ini bagi kita semua, namun ingatlah bahwa kesempatan itu pada suatu saat akan sirna. Pada suatu saat nanti, kesempatan akan tertutup untuk selamanya. Dan pada saat itulah akan terlihat perbedaan nyata dari orang yang tahu mempergunakan kesempatan keduanya dengan baik dan orang yang tidak mempergunakannya. Bagi yang tidak menghargai kesempatan yang diberikan Tuhan, Tuhan akan berkata dengan tegas: "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:23).

Tidak satupun dari kita yang tahu kapan waktu dan tugas kita selesai di dunia ini. Bagaimana jika kita sudah dipanggil sebelum sempat bertobat? Maka Yesus pun mengingatkan: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:13).Kita tidak akan pernah tahu kapan kesempatan itu akan berakhir. Oleh karena itu hendaklah kita senantiasa berjaga-jaga dan menghargai setiap kesempatan yang diberikan Tuhan untuk mengakui dosa dan bertobat. Pintu pengampunan Tuhan masih terbuka, apapun kesalahan anda saat ini. Jika ada hal-hal yang belum anda bereskan, datanglah kepadaNya sekarang juga dan bertobatlah segera sebelum semuanya terlambat.

God is full of mercy, but don't take it for granted!

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

1 comment :

Albert Thoven said...

pak tolong share yg bagian kesatunya. mohon dibantu.

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker