Sunday, August 8, 2010

Bandel (1)

webmaster | 8:00:00 AM |
Ayat bacaan: Roma 1:21
=================
"Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap."

bandelSeorang teman pernah mengeluh menghadapi anaknya yang bandel bukan main. Anak ini tampaknya hiperaktif, sehingga lengah sedikit saja kekacauan pun bisa terjadi. "Segala cara sudah saya coba, tetapi bandelnya tetap saja tidak kurang-kurang.." katanya mengeluh. Menurutnya dia dan istrinya sudah mencoba berbagai cara, mulai dari mengingatkan, menasihati, menegur bahkan menghukum, tetapi perilaku anaknya tetap saja tidak berubah. "Saya tidak tahu harus apa lagi.." katanya miris. Saya menyarankan untuk membawa anaknya dalam doa, karena saya percaya bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Usaha manusia terbatas, tetapi kuasa Tuhan tidak terbatas. Itu masalah teman saya, yang saya rasa banyak dialami oleh orang tua lainnya, termasuk mungkin diantara teman-teman RHO. Tetapi sadarkah kita bahwa ini bukan saja masalah yang terjadi pada anak-anak, tetapi kebandelan yang bahkan mungkin lebih parah juga dilakukan oleh orang-orang yang sudah dewasa, artinya sudah mempunyai nalar untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, atau malah yang mengaku percaya Yesus? Jika mengurus satu orang anak bandel saja sudah sulitnya bukan main, bagaimana mengurus milyaran orang yang bandel seperti itu? Jika anda berada di posisi Tuhan, bisakah anda membayangkan betapa repotnya Dia?

Seperti itulah memang kenyataannya. Dunia yang kita hidupi saat ini ternyata tidak kunjung membaik, bahkan malah memburuk. Dan ini sesuai dengan apa yang ditulis dalam alkitab. "orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan." (2 Timotius 3:13). Yohanes menyatakan "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:17). Dunia memang sedang lenyap dengan segala keinginannya, dan hanya orang-orang yang melakukan kehendak Allah-lah yang akan tetap hidup selamanya. Tetapi ada berapa banyak orang yang seperti ini dibanding yang keras kepala, tidak mau diatur apalagi ditegur, mengeraskan hati atau juga sering disebut dengan tegar tengkuk?

Tuhan sangat peduli terhadap keselamatan kita. He's deeply concern of it. Begitu prihatin sehingga Dia rela turun langsung ke dunia untuk menebus kita atas dasar kasih yang sedemikian besar. Dan lihatlah bagaimana Tuhan telah memakai berbagai cara untuk memanggil kita agar berbalik dari jalan-jalan yang salah dan kembali memasuki rel yang benar. Tuhan sudah mempergunakan banyak cara untuk menyatakan diriNya dan mengingatkan kita untuk bertobat. Mari kita lihat beberapa di antaranya:

1. Cara yang halus melalui buah karya ciptaanNya
Dalam Roma kita membaca seperti ini: "Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih." (Roma 1:19-20). Lewat ciptaanNya sejak dunia diciptakan kita bisa menyaksikan keilahianNya. Betapa seringnya Tuhan menyatakan kekuatanNya dan kuasaNya lewat segala ciptaan di muka bumi ini. Kreatif, inovatif, bak maestro dalam mendesain segala sesuatu sehingga sulit terselami oleh pikiran kita. Seharusnya lewat cara halus seperti ini kita sudah bisa terpanggil untuk bertobat. Tetapi apa yang terjadi? Tidak, manusia tidak juga mau menjadi sadar. Ayat selanjutnya berkata: "Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap." (ay 21). Nyatanya masih banyak orang yang terus meragukan kuasa Tuhan lewat penciptaanNya, tidak kunjung menyadari bahwa segala yang disediakan Allah itu baik adanya dan sebagainya. Perilaku manusia tetap saja menyakiti hati Tuhan meski segala karyaNya sudah membuktikan kekuatan dan keilahianNya. Padahal ini semua akan terlihat sangat nyata meski dengan memakai mata hati sedikit saja sekalipun.

(bersambung)

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

No comments :

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Prayer Request

Community

Stats

eXTReMe Tracker