Wednesday, February 21, 2024

Karakteristik Kasih (5)

webmaster | 9:00:00 PM | Be the first to comment!

 (sambungan)

Hari valentine yang diperingati sebagai hari kasih sayang akan diperingati atau dirayakan dengan berbagai cara. Ada yang memperingati dengan memberi bunga atau coklat, ada yang mencari suasana ke cafe atau restoran, tukar menukar kado, kartu ucapan, dan lain-lain. Semua itu tidak salah, tapi alangkah baiknya apabila dipakai sebagai sebuah hari yang bukan saja khusus untuk kekasih atau orang-orang terdekat saja, tetapi jadikanlah sebagai titik tolak bagi kita untuk membagi kasih kepada sesama manusia, tanpa terkecuali.

Kasih dalam kekristenan sesungguhnya adalah kasih yang bersifat universal dan punya daya jangkau luas, bukan kasih yang pilih-pilih seperti sikap orang-orang yang mengadopsi pola pikir dunia, apalagi mengaku punya kasih tapi terus menyebar kebencian. Sekali lagi, kasih adalah esensi dasar kekristenan. Semakin jauh kita mengenal Kristus, seharusnya semakin besar kasih yang ada dalam diri kita. Jika yang terjadi sebaliknya, itu berarti ada yang salah dalam prosesnya.

Standar kasih dalam kekristenan itu luas, bukan cuma harus menyentuh orang-orang yang dekat dan baik pada kita, tapi justru harus mampu menjangkau orang di luar sana, bahkan terhadap mereka yang membenci dan menyakiti kita. Adalah baik jika anda merayakan momen kasih sayang setiap tahun ini dengan suasana romantis bersama orang yang anda cintai, bersama keluarga dan sahabat, tapi alangkah baiknya apabila momen ini dipakai untuk memeriksa kasih dalam hati kita dan mengambil komitmen untuk menyalurkannya kepada sesama kita. Bagi yang sudah melakukannya, teruskanlah menjadi saluran berkat dan sukacita, dan bagi yang belum, mulailah dari sekarang. Enjoy the month of love, keep having it in your heart throughout the years, and let others feel God's love through us.

Semakin jauh kita mengenal Tuhan, semakin besar pula harusnya kasih dalam diri kita. Love others the way God loves you

Tuesday, February 20, 2024

Karakteristik Kasih (4)

webmaster | 9:00:00 PM | Be the first to comment!

 (sambungan)

Lebih lanjut perikop ini memberi sebuah pernyataan yang sangat jelas, yaitu bahwa pada suatu saat nanti  "... nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap." Itu semua akan habis pada satu ketika. Akan tetapi "kasih tidak berkesudahan." (ay 8). Tidak akan pernah ada saat dimana orang tidak lagi membutuhkan kasih. Tidak perlu lagi saling mengasihi, tidak lagi merasakan kebutuhan akan kasih. Baik di dunia maupun nanti dalam kehidupan selanjutnya yang kekal, kasih akan tetap ada. It will still be existed.

Tuhan sendiri tidak akan pernah berhenti mengasihi kita dan akan terus mengharapkan kita mengasihiNya serta menjalani hidup yang digerakkan oleh kasih. Itulah keinginan Tuhan.

Begitu pentingnya kasih, sehingga diantara tiga penting untuk tetap kita lakukan, yakni iman, pengharapan dan kasih, dengan jelas disebutkan bahwa yang terpenting atau terbesar diantara itu semua adalah kasih. (ay 13). Mengasihi Tuhan dan mengasihi orang lain seperti halnya Tuhan mengasihi kita, itu adalah bentuk kesadaran kita akan betapa besarnya kasih itu sebagai wujud pribadi dari Tuhan sendiri.

Kalau biasanya kita paling jauh hanya sampai pada merasa kasihan, ini saatnya untuk mulai bergerak melakukan tindakan nyata sebagai bentuk kepedulian kita dengan didasari kasih yang tulus dan murni. Ada begitu banyak orang yang menjadi tawar karena tidak lagi merasakan kasih dalam hidupnya, dan mereka ini ada di sekitar anda dan saya.

Kalau kita ternyata masih mudah dihinggapi kebencian, ini saatnya kita mengisi diri lebih lagi dengan kasih. Jika anda menganggap bahwa kasih Tuhan nyata dalam hidup anda, jika anda tahu betapa indah rasanya dikasihi dan mengasihi, sekarang saatnya untuk membagikan sukacita yang sama pada mereka yang membutuhkan. Akan sangat sulit untuk melakukan seperti ini kalau orang-orang terdekat kita saja belum merasakan hangatnya kasih dan perhatian kita.

(bersambung)

Monday, February 19, 2024

Karakteristik Kasih (3)

webmaster | 9:00:00 PM | Be the first to comment!

 (sambungan)

Penjabaran kasih lewat Paulus ini sungguh menarik karena diberikan dengan sangat detail. Dari ayat-ayat diatas kita bisa melihat bahwa standar kasih dalam kekristenan haruslah memiliki ciri atau karakteristik berikut ini:

- sabar
- murah hati
- tidak cemburu
- tidak memegahkan diri
- tidak sombong
- tidak melakukan yang tidak sopan
- tidak mencari keuntungan sendiri
- tidak berisi kemarahan
- tidak menyimpan kesalahan orang alias mendendam
- menentang ketidakadilan
- menyukai kebenaran
- menguatkan/memberi daya tahan untuk menghadapi segala sesuatu
- memampukan untuk melihat sisi-sisi terbaik pada setiap orang
- membuat kita terus hidup dalam pengharapan, dan
- membuat kita tabah dalam menanggung segala sesuatu

Dari rincian di atas kita bisa mendapatkan bahwa bentuk kasih yang menjadi inti atau dasar dalam kekristenan sesungguhnya memiliki sebuah standar yang sangat tinggi. Di dalamnya jelas terdapat mendahulukan kepentingan orang lain, jujur, setia, sabar, rendah hati, memberi kekuatan dan kesabaran ketika berhadapan dengan orang-orang yang menyusahkan kita dan membuat kita tidak terjebak pada emosi, bahkan hingga kerelaan untuk berkorban.

Standar tinggi ini tentu saja sangat baik apabila diaplikasikan kepada pasangan kita, antara suami-istri, terhadap anak-anak atau keluarga dan sahabat. Tapi kasih seperti ini seharusnya memiliki daya jangkau yang lebih luas lagi, menyentuh orang-orang diluar sana, yang belum kita kenal bahkan yang sulit dijangkau sekalipun. Kasih seperti inilah yang akan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, sebentuk kasih Surgawi yang sudah dipraktekkan oleh Allah sendiri lewat Kristus, kasih yang sudah mendatangkan keselamatan bagi kita dan mendamaikan hubungan antara Sang Pencipta dan yang diciptakan yang tadinya terputus akibat dosa.

(bersambung)

Search

Bagi Berkat?

Jika anda terbeban untuk turut memberkati pengunjung RHO, anda bisa mengirimkan renungan ataupun kesaksian yang tentunya berasal dari pengalaman anda sendiri, silahkan kirim email ke: rho_blog[at]yahoo[dot]com

Bahan yang dikirim akan diseleksi oleh tim RHO dan yang terpilih akan dimuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Archive

Jesus Followers

Stats

eXTReMe Tracker